5 M dan BANDUNG untuk Cegah Penyebaran Covid-19

5 M dan BANDUNG untuk Cegah Penyebaran Covid-19
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta semua pihak disiplin terapkan 5M dan BANDUNG (Dok Humas Pemkot Bandung)

 

BANDUNG (Golali.com) - Selain disiplin menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi) guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta semua pihak guna melakukan BANDUNG. 

Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana BANDUNG di sini kepanjangan dari 

B = Bawa Masker cadangan
A = Ambil barang seperlunya saat berbelanja
N = Nanti dulu ke luar rumahnya
D = Dalam tas siapkan hand sanitizer atau sabun cuci tangan
U = Untuk selalu jaga jarak satu meter
N = Naik transportasi massal dengan protokol kesehatan
G = Gak boleh sering menyentuh areal wajah

"Ayo kita mencegah Covid-19 ini dengan BANDUNG," ucap Kang Yana dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (6/3/2021)

Baca juga :

 

Di samping melaksanakan 5M dan BANDUNG, Kang Yana pun berpesan untuk mengimbangi asupan makanan bergizi, olahraga yang teratur dan jangan terlalu berat, serta cukup waktu tidur.

Berdasarkan data, sampai 4 Maret 2021 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung mencapai 13.253 orang.


Di mana konfirmasi aktif 1.250 orang, konfirmasi sembuh 11.756 orang, dan meninggal 247 orang.

Berdasarkan estimasi reproduksi virus, Kota Bandung selama beberapa bulan terakhir di bawah angka 1. Berdasarkan ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization, Kota Bandung dalam kondisi relatif terkendali.

Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian rumah sakit juga di bawah 60 persen. Kendati begitu harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kuncinya adalah memproteksi diri kita sendri. Saya punya cukup keyakinan, selama memproteksi diri dengan protokol kesehatan, insyaallah kita semua akan selalu sehat," imbuh Kang Yana.

Baca juga : 

Penanganan Covid-19 di Kota Bandung 

Pemkot Bandung bersama jajaran terkait, telah melakukan berbagai penanganan terkait Covid-19. 

"Ada standar yang sudah dilakukan Pemkot Bandung, seperti membentuk Satgas, tindakan tracking, tracing, dan testing. Hingga ada ketentuan PPKM Mikro yang dilakukan skala wilayah RT RW sehingga jauh lebih mudah terawasi," kata Kang Yana.


Kota Bandung juga memiliki Lab BSL-2, untuk mempercepat hasil tes PCR. Menyiapkan Rumah Sakit Darurat, Rumah Singgah Tenaga Kesehatan (Nakes), termasuk hotel untuk isolasi mandiri terutama bagi mereka yang tanpa gejala, dan yang saat ini sedang berlangsung  vaksinasi Covid-19.

Untuk bidang lainnya melalui relaksasi ekonomi, pembelajaran Jarak Jauh, dan bantuan siswa RMP SMP, SMA, SMK. (*/Golali.com)