Ada Lima Zona Berdasarkan Penularan Covid-19

Ada Lima Zona Berdasarkan Penularan Covid-19
dok pemprov jabar

 

BANDUNG (golali.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) telah membagi 5 zona sebagai hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jabar. Pembagian zona tersebut berdasarkan tingkat penularan virus corona (Covid-19) yaitu zona hitam, merah, kuning, biru, dan hijau. Pertama zona hitam merujuk pada kasus Covid-19 sudah sangat parah sehingga perlu lockdown, tidak ada zona ini di Provinsi Jabar. 

Kedua zona merah, yaitu zona dengan kasus Covid-19 pada satu atau lebih klaster dengan jumlah kasus positif yang meningkat signifikan. Untuk menangani zona ini perlu dilakukan PSBB secara penuh. Ketiga zona kuning, yaitu kasus Covid-19 hanya ditemukan pada satu klaster, untuk penanganannya melalui PSBB Parsial, salah satu zona kuning yaitu Kota Bandung. 

“Hampir semua yang namanya kota itu masuk yang level merah, kecuali Kota Bandung, sudah masuk kategori level kuning atau level tiga dari lima level itu. PSBB parsial itu bisa jadi begini, kalau di zona merah kegiatan yang diperbolehkan itu maksimal 30%. Kalau Bandung zona kuning, maka boleh 60%, silakan diatur. Kalau takut masih ada kelurahan yang di zona merah atau hitam, dan di situ ada hotel, misalnya maka hotel yang ada di zona merah dan hitam mohon tidak ada relaksasi,” kata Gubernur Provinsi Jabar Ridwan Kamil dalam rilis yang diterima golali.com. 

Keempat yaitu zona biru di mana kasus Covid-19 karena kasus impor ataupun penularan lokal, pada zona ini boleh dibebaskan dari PSBB tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan. Kelima zona hijau, yaitu daerah yang sudah tidak ditemukan kasus positif Covid-19, sehingga kegiatan masyarakat dapat kembali normal.