Adaptasi Kebiasaan Baru Kota Bandung Berlaku Dua Pekan 

Adaptasi Kebiasaan Baru Kota Bandung Berlaku Dua Pekan 
Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerapkan Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB), selama dua pekan mulai 27 Juni sampai 10 Juli 2020 mendatang. Setelah sebelumnya melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Kota Bandung, Jawa Barat, dan Proposional dari 22 April sampai 26 Juni 2020. 

Ketua Umum Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan meski bergeser menjadi AKB, namun bukan berarti kembali normal. Sebab, masih terdapat pembatasan dan relaksasi secara bertahap.

“Saya mengimbau kepada warga Kota Bandung tetap harus waspada. Tetap mengikuti disiplin protokol kesehatan,” tutur Oded dalam rilis yang diterima golali.com, Jumat (26/6/2020).

Pelaksanaan AKB ini akan tetap dievaluasi, guna mengetahui ketaatan semua pihak dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 


“Walau bergeser ke AKB tapi masih dalam darurat kesehatan. Oleh karena itu kita tetap mengawasinya. Gugus tugas tetap berjalan,” ucap Oded. 

Dalam masa AKB, Oded memastikan Jaring Pengaman Sosial (JPS) akan tetap dibagikan sampai Juli guna bisa menjangkau seluruh sasaran.


Sampai saat ini bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  Kota Bandung pada Program Top Up BSN (DTKS) sudah terdistribusikan sebanyak 53.059 KK (91,74%) dari Jumlah Sasaran sebanyak 57.835 KK. Kemudian Bantuan Sosial Tunai Kota (DTKS dan Non DTKS) sudah terdistribusikan sebanyak 7.351 KK (58,62%) dari jumlah Sasaran sebanyak 12.541 KK.