Aktivitas PKL dan Konsumen Tanpa Masker akan Disanksi Sosial

Aktivitas PKL dan Konsumen Tanpa Masker akan Disanksi Sosial
Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Guna menghindari munculnya claster Covid-19 dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan pembeli di Kota Bandung, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung dan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) PKL akan menegakan aturan protokol kesehatan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). 
Utamanya dalam hal penggunaan masker dan jaga jarak. Jika tidak diterapkan akan ada sanksi sosial.

“Kita sosialisasikan terus kepada warga agar selalu memakai masker. Jika ada yang melanggar, dikenakan sanksi sosial. Karena pertimbangannya, sanksi sosial bisa dilakukan oleh kaya miskin atau siapa pun. Sanksi sosial lebih pada efeknya,” terang Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana dalam rilis yang diterima golali.com, Kamis (16/7/2020). 

Hal ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 37 Tahun 2020. Menurut  Yana Satgasus PKL menyosialisasikan dan mengingatkan protokol kesehatan kepada para PKL binaannya. 

"Kepada PKL yang baru, Satgasus lebih kepenataan. Jika ada yang melanggar Perwal maka bisa ditindak oleh Gugus Tugas Kewilayahan," imbuh Yana.