Ayo Ngabuburit di Ramadhan Post Book !

Ayo Ngabuburit di Ramadhan Post Book !
Acara Ramadan ngabuburit dengan buku (Dok Panitia Acara)



BANDUNG (Golali.com) - Kubu Buku berkolaborasi dengan PT Pos Properti Indonesia dan Point Lab, serta media partner Bandungbergerak.id dan Golali.com menggelar Ramadhan Post Book.


Acara lapakan buku dan bincang buku ini, akan berlangsung di Graha Pos Indonesia di Jalan Banda Kota Bandung. Setiap akhir pekan dan awal pekan selama tiga minggu di bulan Ramadan ini.


Jadwal kegiatan lapakan dari 10 pegiat buku ini, berlangsung pada bulan Ramadhan setiap Sabtu-Minggu-Senin pukul 10.00 – 17.00 WIB yaitu:

17 – 19 April 2021
24 – 26 April 2021
1 – 3 Mei 2021

Di lantai 1 / Lobby akan berjualan buku dari para pelapak buku sebagai berikut:

Jaringan Buku Alernatif
Kabehaya Bookstore
Katarsis Book
LawangBuku
Mojok
Oleh-oleh Boekoe Bandoeng
Penerbit Bandong
Penerbit Ultimus
Theraz Buku
Lapak Penerbit Indie Bandung

 

Baca juga : 



Sementara jadwal Bincang Buku akan berlangsung di Lantai 6 Point Lab :

1. Bincang Buku “Jejak Pers di Bandung”, pada Minggu, 18 April 2021, pukul 14.00 – 16.00 WIB

2. Bincang Buku “Lantaran Dimadu – Satu Tragedi dalam Rumah Tangga Tionghoa di Bandung”, pada Minggu, 25 April 2021, pukul 14.00 – 16.00 WIB

3. Bincang Buku “Oud Bandoeng dalam Kartu Pos”, pada Minggu, 2 Mei 2021, pukul 14.00 – 16.00 WIB

Dikutip dari www.posproperti.com, Ramadhan Post Book bertujuan mengupas sejarah yang berkaitan dengan sejarah Indonesia dan sejarah pos melalui kegiatan lapakan buku dan bincang buku.

Event ini juga bertujuan menghidupkan kembali geliat perekonomian para pegiat dan komunitas buku di masa adaptasi new normal pandemi Covid-19.

Post Book juga diartikan sebagai wacana buku dan pos pascaera cetak Gutenberg, menghadapi era disrupsi digital saat ini.

 

Baca juga : 



Pemilihan kolaborasi pos dan buku ini, keduanya berfungsi sama sebagai media penyampai pesan.

Buku yang merekam pesan penulis kemudian dicetak masif dikirimkan ke alamat pembaca atau tujuan yang dikehendaki dengan perantaraan jasa pos.

Buku juga berperan mencatat sejarah pos, cagar budaya pos dan filateli maupun para tokoh-tokoh pos. Pos pun menjadi inspirasi penulis yang tak kalah menarik untuk diterbitkan.

Semua kegiatan akan memakai standar protokol kesehatan yang ketat. (*/Golali.com)