Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Bandung : WFH Kinerja ASN Baik

Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Bandung : WFH Kinerja ASN Baik
Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Bandung : WFH Kinerja ASN Baik/Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung mengklaim selama pemberlakukan work from home (WFH), Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandung  mematuhi protokol kinerja dengan baik. Hal itu terbukti minimnya pengaduan masuk dalam sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) Kota Bandung. 


“Kalau saya lihat selama  WFH dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini pengaduan di LAPOR juga tidak signifikan, artinya tugas-tugas rutin itu berjalan. Apalagi yang di kecamatan, Idul Fitri saja mereka masuk,” ucap Kepala BKPP Kota Bandung, Yayan A Brillyana dalam rilis yang diterima golali.com, Selasa (26/5/2020). 


Berdasarkan peraturan pemerintah untuk pencegahan penularan Covid-19, setiap instansi hanya diperbolehkan memperkerjakan pegawainya  di kantor maksimal 10 persen dari jumlah seluruh pegawai, sementara yang lainnya bekerja di rumah, kecuali untuk instansi yang berhubungan langsung dengan pencegahan Covid-19. 

Yayan mencontohkan, instansi yang tidak menerapkan WFH yaitu aparatur kewilayahan, mereka seringkali masuk kerja saat libur karena harus melakukan piket, berjaga di cek poin PSBB, hingga melakukan pelayanan administratif.


“Belum ada pengaduan keterlambatan pelayanan, baik itu di kecamatan maupun di dinas. Apalagi sekarang semangat kewilayahan itu luar biasa. Rata-rata kewilayahan itu jarang yang me-WFH-kan. Kecuali kalau yang memang dia sakit, usianya rentan, itu WFH. Selebihnya masuk semua. Selain masuk semua, mereka juga enggak ada libur. Idul Fitri saja masih ada piket. Tidak ada penurunan kinerja,” tegasnya.