Bantuan Fasilitasi Bidang Kebudayaan Dibuka Kembali, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

Bantuan Fasilitasi Bidang Kebudayaan Dibuka Kembali, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya
Laman pendaftaran Fasilitasi Bidang Kebudayaan 2021 (Tangkapan layar fbk.id)

 

 

JAKARTA (Golali.com) – Pemerintah melalui Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka pendaftaran Bantuan Pemerintah Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) 2021. Mengutip laman resmi fbk.id, pendaftaran Fasilitasi Bidang Kebudayaan 2021 ini berlangsung mulai 2 Maret sampai 2 April 2021 secara online. 

 

Cara melakukan pendaftaran Fasilitasi Bidang Kebudayaan 2021: 

 

 

1. Calon pendaftar mengisi borang/ formulir pengajuan bantuan pada laman fbk.id dengan menekan tombol Registrasi

2. Lengkapi semua daftar isian di laman registrasi, lalu  tekan tombol Daftar

3. Login dengan menggunakan email dan password yang sudah dibuat pada tahapan registrasi.

4. Selanjutnya mengisi semua daftar isian Formulir Pengajuan FBK 2021

5. Periksa kembali daftar isian anda, anda dapat menyimpan sebagai draft jika masih ada perbaikan.

6. Setelah formulir dikirim maka data tidak dapat diubah

 

Syarat pendaftaran Fasilitasi Bidang Kebudayaan 2021 antara lain:

 

1. Perseorangan,Komunitas Budaya, dan Lembaga/Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak di Bidang Kebudayaan dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis (juknis) FBK 2021

2. Perseorangan hanya dapat diajukan oleh mereka yang berdomisili dan berkegiatan di daerah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal), (Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020 – 2024 dan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar)

 

Untuk diketahui  Fasilitasi Bidang Kebudayaan merupakan fasilitasi dana hibah yang diberikan pemerintah kepada suatu kelompok kebudayaan atau perseorangan, tidak diperuntukan untuk pembangunan fisik dan non-komersial. Dana hibah ini dapat digunakan langsung masyarakat maupun pihak-pihak yang terkait bidang kebudayaan (stakeholder) untuk mendorong upaya pemajuan kebudayaan secara langsung dan menyeluruh.

Baca juga : 

 

Latar belakang hadirnya Fasilitasi Bidang Kebudayaan berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945   Pasal 32 : “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.” 

Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan ini sebagai salah satu hasil dari Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) yang diselenggarakan pada 2018. (*/Golali.com)