Begini Pedoman Perayaan Idul Adha 1442 Hijriah di Kota Bandung

Begini Pedoman Perayaan Idul Adha 1442 Hijriah di Kota Bandung
Pedoman Idul Adha di Kota Bandung

 

BANDUNG (Golali.com) - Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menjelaskan pedoman pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah di Kota Bandung mengikuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021. 


1.   Khusus untuk daerah di zona PPKM Darurat tidak boleh menyelenggarakan arak-arakan takbir keliling.

 

“Disarankan malam takbiran di masjid hanya diperdengarkan melalui pengeras suara. Atau kalau bisa menggunakan rekaman semacam kaset atau bentuk lainnya yang bisa diputar dan diperdengarkan. Bisa juga takbiran di rumah,” ucap Tedi di Bandung, Kamis 15 Juli 2021.

 

Baca Juga

 

 

2. Dalam surat edaran disebutkan umat muslim dianjurkan untuk tidak menggelar salat Idul Adha secara berjamaah, baik di musala, masjid ataupun di lapangan.

Masyarakat dapat salat Idul Adha di rumahnya masing-masing dengan keluarga inti yang tinggal serumah.

 

“Substansinya, masjid tidak digunakan sementara untuk peribadatan berjemaah. Masjid tetap dibuka, tapi tidak melaksanakan proses kegiatan ibadah berjamaah. Ini untuk di level 3 dan 4 dilaksanakan PPKM darurat, Kota Bandung masuk level 4, ” sambungnya

 

3. Kegiatan penyembelihan hewan kurban disarankan pada 11, 12, dan 13 Zulhijah atau Tanggal 21, 22, dan 23 Juli 2021. Kemudian disarankan penyembelihannya di Rumah Potong Hewan (RPH).

 

Apabila RPH sudah penuh, lanjut Tedi, hewan kurban disembelih di lapangan terbuka dengan jumlah panitia yang terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

 

“Satu orang, satu alat potong. Kalau terbatas, pisaunya harus didisnfektan dulu," katanya.

Panitia harus mengantarkan daging kurban dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kepada warga yang berhak menerima. (*/Golali.com)