Begini Penyebab Harga Minyak Goreng di Bandung Melambung

Begini Penyebab Harga Minyak Goreng di Bandung Melambung
Begini Penyebab Harga Minyak Goreng di Bandung Melambung (Dok : Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG (Golali.com) - Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengatakan kenaikan harga minak goreng ini merupakan isu nasional, karena terjadi di seluruh wilayah Indonesia.


Untuk saat ini, sudah menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. 


Meiwan menjelaskan, menurut informasi dari pemerintah pusat, kenaikan minyak goreng akibat naiknya harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah sebagai bahan utama minyak goreng.


"Kenaikan harga ini pemicunya adalah seperti yang dikatakan Kemendag, yaitu dipicu kenaikan harga CPO. Karena harga CPO mengikuti harga pasaran minyak dunia, dan CPO ini adalah bahan baku utama minyak goreng," beber Meiwan dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Jalan Wastu Kencana, Kamis 11 November 2021.


"Selain itu, produksi kelapa sawit juga mengalami penurunan. Sehingga harga cenderung merangkak naik," sambungnya.


Walaupun mengalami kenaikan harga, Meiwan mengatakan pasokan minyak goreng di Kota Bandung aman.



"Kita terus memantau harga dan pasokan distribusinya. Jangan sampai pasokannya tidak ada. Hasil pemantauan di lapangan, barangnya insyaallah masih ada. Kita terus koordinasi dengan Disindag Jabar dan koordinasi dengan distributor dan Aprindo," tutupnya.


Seperti diketahui, harga minyak goreng beberapa pekan ini terus naik. Awalnya Rp12.000 per kg menjadi Rp18.000 per kg. (*/Golali.com)