Berjualan Hewan Kurban di Trotoar Kota Bandung Pasti Ditertibkan

Berjualan Hewan Kurban di Trotoar Kota Bandung Pasti Ditertibkan
Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung telah menertibkan para pedagang hewan kurban di trotoar jalan. Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendi menyatakan, kegiatan berjualan hewan di atas trotoar tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat.

Menurut Taspen pedagang yang kedapatan berjualan di trotoar hanya diberikan sanksi sosial dan digiring untuk memindahkan lokasi berjualannya agar tidak di atas trotoar.


“Saya sangat prihatin sekali karena trotoar jadi banyak kotoran. Akhirnya kita beri sanksi sosial bersih-bersih. Kalau berjualan di trotoar tidak boleh, kalau jualannya di lahan atau persil itu silahkan saja. Masalah izinnya nanti sama kewilayahan. 
Pedagangnya itu rata-rata dari luar Kota Bandung. Jadi mereka juga seenaknya di tortoar. Pasang patok, ada yang sampai pasang tenda juga. Itu kita tertibkan, lalu kita imbau juga untuk tetap memakai masker, jaga jarak dan menyediakan tempat mencuci tangan,” urai Taspen dalam rilis yang diterima golali.com, Kamis (30/7/2020).


Taspen menegaskan jika para pedagang  tetap membandel masih berjualan di trotoar, maka Satpol PP tidak akan segan menindak dengan sanksi dikenai denda paksa. 


“Apabila yang kemarin sudah diimbau masih tetap bandel, langsung berikan denda. Sesuai dengan Perda Nomor 9 tahun 2019 itu mulai dari Rp250.000 sampai denda paksa Rp1 juta," tandas Taspen.


"Kemarin sudah kita sosialisasikan. Jadi tidak ada alasan jika tidak mengetahuinya," sambung Taspen.


Sebelum penertiban Satpol PP Kota Bandung melakukan penyisiran di trotoar jalan protokol yakni  Jalan A.H. Nasution kemudian Jalan Soekarno-Hatta sampai ke Cibeureum. 

"Di situ sudah marak sekali. Menurut data lebih dari 50 titik yang berjualan. Selain di jalan protokol,  Satpol PP juga berkoorinasi dengan aparat kewilayahan di tingkat kecamatan untuk menyisir sejumlah trotoar yang digunakan tempat berjualan hewan kurban,” kata Taspen