Buka Tutup Lima Ruas Jalan di Kota Bandung Dua Jam Sekali pada Siang 

Buka Tutup Lima Ruas Jalan di Kota Bandung Dua Jam Sekali pada Siang 
Menurut Walikota Bandung Oded M. Danial, kebijakan buka tutup lima ruas jalan tidak akan menghambat roda ekonomi, karena buka tutup berlaku dua jam.  Foto Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Penutupan lima ruas jalan di Kota Bandung pada siang hari berlaku dua kali, yaitu pukul  09.00 WIB sampai 11.00 WIB dan pukul 14.00 WIB sampai16.00 WIB atau dua jam tutup, dua jam kemudian buka. Sementara untuk malam hari, penutupan dilakukan pukul 21.00 sampai 06.00 WIB.

Ruas jalan yang diberlakukan buka tutup yaitu 

- Simpang Otto Iskandar Dinata (Otista) - Suniaraja sampai dengan Otista - Asia Afrika. 

- Simpang Asia Afrika - Tamblong sampai dengan Asia Afrika - Cikapundung Barat. 

- Purnawarman - Riau sampai dengan Purnawarman – Wastukencana. 

- Merdeka - Riau sampai dengan Merdeka – Aceh  

- Merdeka - Aceh sampai dengan  Merdeka – Jawa. 


Kebijakan ini diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mencegah penyebaran Covid-19. 
Hal ini juga bagian dari berlakunya masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diperketat.

“Ini dalam rangka mengingatkan warga Kota Bandung dan orang yang akan datang ke kota ini, pandemi Covid-19 masih ada,” tegas Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam rilis yang diterima golali.com, Jumat (18/9/2020).  

Menurut Oded kebijakan ini tidak akan menghambat roda ekonomi, karena buka tutup berlaku dua jam. 

"Tinggal memperlihatkan identitasnya jika ingin masuk,” tambah Oded.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk  kendaraan bermotor, tetapi juga sepeda dan warga yang melintas.

Selain itu, Oded memastikan penegakan aturan melalui operasi yustisi pun terus berjalan.

Kepolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya menegaskan, buka tutup jalan tersebut untuk menghindari berkerumunnya warga. Oleh karenanya, ia mengimbau warga membatasi keluar rumah.


“Kalau tidak penting jangan keluar. Ini untuk menekan angka penyebaran covid,” sambung Ulung. 

Kebijakan buka tutup jalan per dua jam, kata Ulung seperti ketika orang sudah masuk kerja. Setelah itu ditutup. Lalu jam istirahat sekitar pukul 11.00 WIB sampai 14.00 WIB. Setelah itu tutup kembali sampai pukul 16.00 WIB.

Untuk personel, kata Ulung terdapat 400 gabungan personel tiap pos jalan yang ditutup. 


“Personel itu 400 gabungan setiap jalan ditutup ada penjaga. Bagi warga yang hendak masuk tinggal tunjukan kartu identitas,” tutur Ulung.