Buruan SAE Jadi Salah Satu Langkah Hindari Stunting

Buruan SAE Jadi Salah Satu Langkah Hindari Stunting
Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) Program Pemerintah Kota Bandung. Ilustrasi BuruanSAE Bandung.

 

BANDUNG (golali.com) - Program Buruan SAE (Sehat, Alami dan Ekonomis) menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota (Pemkot Bandung) untuk mengurangi dan menghindari angka stunting pada balita. 

 

Program buruan SAE berupa program urban farming terintegrasi di mana warga dihimbau untuk memanfaatkan ruangan yang kosong di sekitar rumah, untuk menanam berbagai tanaman dan beternak ikan serta ayam untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. 

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan selain Buruan SAE terdapat berbagai strategi untuk penurunan stunting. Di antaranya, meningkatkan kuantitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengukur status gizi balita, serta pengelola gizi puskesmas. 


Selain itu, adapula program Ojek Makanan Balita (Omaba), Bekal Anak Sekolah Bergizi, enak dan Murah (Beas Bereum), Remaja Bandung Unggul Tanpa Anemia (Rembulan) dan Studi Intensif Gizi Untuk Remaja Indonesia Hebat (Sigurih). 


"Tanggap Stunting Dengan Pangan Aman dan Sehat (Tanginas), Sasaya Asi Eksklusif (Sae), Sekemala Integrated Farming dan Teras Hijau Project," kata Oded dalam rilis yang diterima golali.com baru-baru ini.

Oded pun meminta kolaborasi di setiap tingkat, untuk penanggulangan stunting juga meningkatkan peran aktif lembaga nonpemerintah dan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan stunting baik intervensi gizi spesifik maupun sensitif


Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah menyampaikan, untuk penurunan stunting perlu adanya penguatan kolaborasi. 

Saat ini prevelensi stunting hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional 30,8 persen, Provinsi Jawa Barat 31,1 persen, dan Kota Bandung 21,92 persen. Pemkot Bandung menargetkan penurunan prevelensi stunting pada 2023 yaitu 11,64 persen.


"Jadi siapa dan berbuat apa. Kita kerahkan dengan satgas penurunan stunting. Stakeholder seperti PKK dan Forum Kota Sehat melakukan program percepatan. Ini tidak hanya jangka pendek tapi menengah dan panjang," jelasnya.