Cara Penerapan Buruan SAE untuk Pemenuhan Pangan

Cara Penerapan Buruan SAE untuk Pemenuhan Pangan
Cara menerapkan Buruan SAE (Dok Humas Pemkot Bandung)

 

BANDUNG (Golali.com) – Salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui  Buruan SAE, bisa dilakukan semua warga Kota Bandung. Kendati memiliki lahan dan ekonomi yang terbatas. 

 

Pasalnya dalam pelaksanaan Buruan SAE ini, Pemkot Bandung memberikan bibit sayuran, buah-buahan, bibit ikan, anak ayam (DOC), sampai dengan ember untuk Budi Daya Ikan Dalam Ember (budikdamper) .

Klik juga :

 

Mengutip rilis resmi Humas Pemkot Bandung, berdasarkan pengalaman  warga di RW 07 Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi yang terdapat 12 titik penerapan program Buruan SAE. Untuk memulai program Buruan SAE yaitu 

1. Luas lahan sekitar 6 meter persegi dapat digunakan untuk menanami sayuran dan buah-buahan. Juga berternak unggas seperti ayam.

2. Di lahan tersebut  ditanami pakcoy, terong, selada, kangkung, dan berbagai tanaman sayuran lainnya. 

3. Budidaya ikan dan sayuran dalam Budikdamper   

4. Semuanya perawatan melibatkan warga

 

Menurut Ketua Pemuda Mandiri, Bambang, pihaknya baru melaksanakan program Buruan SAE selama 8 bulan ini. Dan telah menghasilkan berbagai sayuran yang dimanfaatkan warga untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

 

 “Material bangunan dari pemerintah, bibitnya yang akan ditanam juga sama. Alhamdulilah kita manfaatkan sebaik mungkin,” ujar Bambang.

Selain bertanam dan beternak, sampah organik dari sayuran dan kotoran ternak ini dapat digunakan untuk pupuk dan pakan. Di mana sayuran dapat diolah menjadi pupuk kompos  untuk berkebun dan pakan manggot (pakan ikan). Sementara kotoran ternak seperti ayam dapat diolah menjadi pupuk kandang yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial pun telah melaksanakan Program Buruan SAE ini di rumah dinasnya Pendopo Kota Bandung yang berada di Jalan Dalem Kaum Kota Bandung. (*/Golali.com) 

Klik juga :