ChatAja Targetkan 2 Juta Pengguna Sampai Akhir Tahun 

ChatAja Targetkan 2 Juta Pengguna Sampai Akhir Tahun 
ChatAja hadir dengan keinginan untuk menyediakan platform komunikasi terbaik yang aman dan nyaman untuk masyarakat Indonesia. Dok ChatAja

 

JAKARTA (golali.com) - ChatAja optimistis mampu mendapatkan 2 juta pengguna, aplikasi ini sampai akhir 2020 ini. Sampai Juli 2020, ChatAja telah mendapatkan lebih dari 500 ribu pengguna di Indonesia, pengguna terbanyak berasal dari  Jakarta, Surabaya, Depok, Bandung, Makassar, Medan, dan Batam.        

“Saya dan seluruh tim ChatAja merasa bangga telah dipercaya lebih dari 500 ribu pengguna di seluruh Indonesia dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dimulainya layanan ChatAja di Indonesia. Selanjutnya kami menargetkan 1 juta pengguna hingga akhir September dan 2 juta pengguna di penghujung tahun sebagai pemicu kami untuk terus mengembangkan layanan ChatAja,” terang Co-Founder & CEO ChatAja, Reza Akhmad Gandara dalam rilis yang diterima golali.com, baru-baru ini. 

Reza menjelaskan awalnya ChatAja dihadirkan bagi pegawai BUMN dan ASN,  Sejak diluncurkan pada September 2019 dalam versi beta ChatAja berfokus pada keamanan dan kedaulatan data, hal ini ditegaskan dengan penggunaan server berbasis di Indonesia dan fitur Berkas Rahasia, sebuah layanan pesan terenkripsi untuk mengamankan pesan penting.

"Pada awalnya, ChatAja memang dirancang khusus untuk pegawai BUMN dan ASN. Namun ternyata publik merespon dengan sangat antusias, banyak orang mencoba dan menggunakan ChatAja. Maka dari itu kami akhirnya memperluas fokus kami menjadi aplikasi pesan instan untuk seluruh masyarakat Indonesia,” sambung Reza.

Setelah melalui berbagai penyesuaian dan pengembangan aplikasi versi beta, pada tanggal 14 Februari 2020 ChatAja akhirnya meluncurkan aplikasinya secara resmi ke khalayak umum di Google Play Store dan Apple Appstore. Pada peluncuran resminya, ChatAja juga memperbarui akun resmi di fitur Jelajah, termasuk meluncurkan layanan konseling gratis, Simply sebagai hasil kolaborasi dengan Asosiasi Psikolog Sekolah Indonesia, dan lain-lain.