Covid-19 Mengubah Kebiasaan Ini

Covid-19 Mengubah Kebiasaan Ini
ilustrasi wikimedia

BANDUNG (golali.com) - Akibat pandemi Covid-19, banyak kebiasaan yang terpaksa harus ditinggalkan dan diubah. Bahkan ada beberapa kebiasaan yang bila masih dilakukan, akan mendapatkan sanksi dari pihak berwenang. golali.com mencoba merangkumnya :

ilustrasi pixabay

ilustrasi pixabay

1. Resepsi pernikahan dan khitanan

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, kegiatan mengumpulkan banyak orang dilarang pemerintah, guna menekan penyebaran virus yang pertama kali terdeksi di Kota Wuhan, Tiongkok ini.

Nah resepsi pernikahan dan khitanan pun dilarang, soalnya kedua acara ini dalam budaya dari berbagai daerah di Indonesia mengumpulkan banyak orang.

 

 

 

ilustrasi pixabay

ilustrasi pixabay

2. Pemakaman jenazah

Berbeda dengan kondisi normal tanpa wabah Covid-19, pemakaman jenazah dilakukan dengan melibatkan banyak orang sebagai bentuk penghormatan terakhir dan cinta kasih dari keluarga dan rekan-rekannya. Tetapi semenjak pandemi ini, orang yang mengikuti prosesi pemakaman dibatasi.

 

 

ilustrasi unsplash/kilyan_s

ilustrasi unsplash/kilyan_s

3. Menonton bioskop 

Salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi pecinta film yaitu menonton film terbaru di bioskop dengan banyak penonton. Namun kini semua bioskop ditutup

 

 

makanan

ilustrasi golali

4. Makan di warung nasi, restoran, cafe, dan tempat makan dan minum lainnya 

Makan di luar rumah bisa jadi alternatif saat malas masak atau sengaja makan sambil nongkrong, sekarang masih boleh menikmati makanan dari luar rumah dengan syarat makanan dibawa pulang atau memakai layanan pesan antar.

 

 

unsplash/ajufaan

ilustrasi unsplash/ajufaan

5. Piknik  

Hal yang paling ditunggu saat hari libur ataupun akhir pekan, mengunjungi berbagai objek wisata untuk menghilangkan penat akibat rutinitas yang padat di hari kerja. Tetapi sekarang santai dulu di rumah, objek wisata pun dilarang beroperasional.

 

 

unsplash/annaauza

ilustrasi unsplash/annaauza

6. Kerja dari Rumah 

Dahulu kerja dari rumah dianggap suatu hal yang aneh, walaupun ada beberapa bidang pekerjaan yang sudah menerapkan hal ini.  Tetapi sekarang kerja dari rumah menjadi anjuran pemerintah. Meskipun sampai sekarang masih ada beberapa bidang pekerjaan, yang harus dikerjakan di kantor.

 

 

pixabay

ilustrasi pixabay

7. Belajar dari Rumah   

Siswa dan guru tidak lagi bertatap muka, semuanya belajar dan mengajar dari rumah dengan mengakses internet. Meskipun ada beberapa daerah yang terbatas untuk melakukannya, karena tidak semua orangtua siswa mempunyai fasilitas tersebut sehingga ada guru yang mendatangi rumah siswanya satu persatu dengan jaga jarak. Untuk mahasiswa dan dosen hal ini sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya, hanya tidak full seperti sekarang.

 

 

pixabay

ilustrasi pixabay

8. Beribadah dari Rumah

Selama ini banyak kegiataan peribadahan yang dilakukan secara berjamaah, namun sejak pandemi Covid- 19, pemerintah mengimbau untuk beribadah dari rumah.

 

 

unsplash/cbarbalis

ilustrasi unsplash/cbarbalis

9. Jalan-jalan di Mall

Window Shopping menjadi suatu hal menyenangkan untuk mengisi waktu senggang atau pun menghilangkan stress. Sekarang jalan-jalan di mall dibatasi hanya untuk belanja kebutuhan pokok, makanan, dan obat-obatan. Selain retail yang menyediakan kebutuhan tersebut, semuanya ditutup.

 

 

pixabay

ilustrasi pixabay

10. Mudik 

Dahulu mudik selalu identik dengan lebaran, tetapi sekarang masyarakat yang merantau dilarang mudik ke kampung halamanya karena disebut-sebut bisa membawa virus corona meskipun terlihat sehat. Jika tetap mudik akan terkena sanksi hukum, padahal sebelumnya pemerintah sangat memfasilitasi mudik hingga ada program mudik gratis.