Dispangtan Kota Bandung Bentuk Tim Satgas untuk Periksa Hewan Kurban

Dispangtan Kota Bandung Bentuk Tim Satgas untuk Periksa Hewan Kurban
Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Guna memenuhi syarat hewan kurban sesuai dengan ketentuan dalam Islam, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung bekerja sama dengan sejumlah komunitas peternak dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, sedang membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus hewan kurban. 

 

“Satgas ini nanti akan berkeliling ke setiap lokasi yang sudah ditetapkan (Dispangtan dan kecamatan). Diutamakan untuk pemeriksaan dari mulai syarat hewan dinyatakan sehat kemudian persyaratan lainnya hingga dinyatakan laik,” terang Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar dalam rilis yang diterima golali.com, Selasa (7/7/2020).


Gin Gin mengungkapkan Tim Satgas ini akan mulai bekerja H-10 sampai H+3 Idul Adha untuk memeriksa kelaikan dan kesehatan hewan kurban, memantau proses pemotongan dan pendistribusian hewan kurban.

“ Hewan yang laik akan ditandai dengan kalung khusus. Bagi hewan yang dinyatakan sakit akan kita pisahkan dari kandang atau tempat jualan, kita akan lokalisasi. Sebelumnya kita akan coba lakukan pengobatan kalau memang cuma sakit kecil atau penyakit umum,” sambung Gin Gin.


Pada 2019  hewan kurban terperiksa 26.639 ekor, sebanyak 5.168 ekor sapi dan 21.471 ekor kambing dengan jumlah pedagang 528. Tahun ini, pihaknya menyiapkan 30.000 kalung penanda sehat hewan kurban. Jumlah ini  sebagai antisipasi adanya penambahan pedagang baru atau lebih banyak hewan yang dijual di lapangan.