Hadapi Lebaran 2021, XL Axiata Tingkatkan Jaringan Hingga 2 Kali

Hadapi Lebaran 2021, XL Axiata Tingkatkan Jaringan Hingga 2 Kali
Petugas teknis XL Axiata memeriksa kesiapan jaringan untuk libur Lebaran 2021 (Dok XL Axiata)

 


JAKARTA (Golali.com) – PT XL Axiata Tbk  (XL Axiata) meningkatkan kapasitas trafik jaringan sampai dua kali lipat dibandingkan hari normal, dalam menghadapi libur  Lebaran 2021.

Hal ini guna memfasilitasi kebutuhan pelanggan di area permukiman dan lokasi wisata. 


Perusahaan dengan ciri khas warna biru ini akan melakukan skenario rekayasa jaringan, untuk meminimalisir terjadi kepadatan trafik di suatu lokasi.

Termasuk dalam persiapan ini adalah pengerahan sekitar 40 unit Mobile BTS (MBTS), di berbagai lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik.

Baca juga : 


Tim XL Axiata juga telah mengidentifikasi sekitar 800 titik lokasi, yang menjadi pusat mobilitas masyarakat antara lain pusat perbelanjaan dan lokasi wisata serta tempat ibadah.

Meski ada larangan mudik, optimisasi jaringan juga tetap dilakukan di sepanjang jalur tol Jawa dan Sumatera, bandar udara, terminal bus antarkota, pelabuhan penyeberangan, dan stasiun kereta api.


XL Axiata meningkatkan kapasitas jaringan di sepanjang jalur transportasi darat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa memprediksi trafik data akan meningkat sekitar  20 persen.

Mayoritas pelanggan akan menggunakan layanan streaming video, musik, instant messenger, gim, dan media sosial. Selain itu, layanan video conference dan video call akan naik sebagai saranan bersilaturahmi karena banyak pelanggan yang tidak bisa mudik dan berkunjung ke sanak famili.


“Jauh-jauh hari kami sudah menyiapkan secara cermat jaringan telekomunikasi dan data, untuk kebutuhan Lebaran ini. Meskipun ada larangan mudik, namun trafik kemungkinan tetap akan naik secara signifikan seperti Lebaran tahun lalu,”  ucap Gede dalam rilis yang diterima Golali.com, baru-baru ini.


Selain itu, sambung Gede pihaknya melakukan pengaturan trafik internet ke arah upstream Malaysia dan Australia, menjadi 1,5 kali  dan menggunakan 2 exchange Singapura dan Australia. 


“Kami juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi accident yang tidak terduga, seperti misalnya banjir, gempa bumi, dan sebagainya yang sifatnya bencana alam atau juga karena factor teknis, yang berpotensi menyebabkan terputusnya jaringan,” beber Gede.  

 

 


“Untuk itu, tim kami di lapangan akan stanby 24 jam selama masa libur ini, selain juga ada tim yang terus memantau kondisi jaringan di seluruh wilayah layanan XL Axiata melalui pusat monitoring kualitas layanan XL Axiata - Customer Experience and Service Operation Center (CE&SOC) yang berada di kantor pusat di Jakarta,” sambung Gede. (*/Golali.com)