Hari Ini Jalur Bus di Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum Beroperasi Kembali 

Hari Ini Jalur Bus di Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum Beroperasi Kembali 
Terminal bus/Dok Humas Kota Bandung

 


BANDUNG (golali.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mengoperasikan kembali jalur bus di Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum hari ini, Sabtu 13 Juni 2020. Meskipun begitu, Dishub melakukan pembatasan trayek bus hanya pada zona kuning atau zona hijau terkait Covid-19, yakni wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. 


“BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Wilayah 9 sudah memberikan data kepada kami, zona merah belum diizinkan dibuka. Contoh Lebak Bulus itu kemarin belum dibuka, tapi kami dapat info hari ini katanya zonanya sudah kuning dan sudah dibuka. Jadi di luar zona merah boleh beroperasi,” terang Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Kharul Rizal dalam rilis yang diterima golali.com, Jumat (12/6/2020).

Pengoperasional kembali jalur bus di kedua terminal tersebut, sambung Rizal berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19. Di antaranya berkenaan dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat.


“Untuk penumpang wajib pakai masker, melalui lorong disinfektan, kemudian kita siapkan hand sanitizer, thermo gun, pokoknya standar protokol kesehatan.  Calon penumpang yang memiliki gejala Covid-19 seperti batuk, pilek demam tinggi, tidak kita sarankan,” urai Rizal. 

Sementara agen atau pul bus yang berada di luar terminal, tetap harus menerapkan standarisasi protokol kesehatan secara optimal. Sedangkan untuk transaksi pembelian atau penjualan tiket diselesaikan sebelum menaiki bus. 


“Penjualan tiketnya tidak di dalam bus. Nanti ada meja atau loket yang disiapkan di bawah. Jadi nanti masyarakat beli dulu tiket, baru naik bus. Di dalam bus juga disarankan tidak terjadi percakapan,” kata Rizal.