HLKI : Harga BBM Nonsubsidi Belum Turun

HLKI : Harga BBM Nonsubsidi Belum Turun
Ilustrasi SPBU/Pixabay.com

BANDUNG (golali.com) - Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Provinsi Jawa Barat (Jawa Barat), Banten, dan Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta mempertanyakan belum turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Padahal harga minyak mentah dunia beberapa pekan ini turun drastis, yaitu mencapai US$ 25  per barel. 

Menurut Ketua HLKI Provinsi Jabar, Banten, dan DKI Jakarta Firman Turmantara Endipradja berdasarkan ketentuan yang berlaku harga BBM nonsubsidi diserahkan ke mekanisme pasar. Artinya, bila harga minyak mentah dunia naik, otomatis harga BBM nonsubsidi di dalam negeri ikut naik. Sebaliknya, bila harga minyak mentah dunia turun, otomatis harga BBM nonsubsidi dalam negeri harus mengikutinya.

"Untuk itu setidaknya harga BBM dalam negeri bisa turun hingga 35 persen dari harga sekarang. Dengan tidak menurunkan harga BBM nonsubsidi dalam negeri, Pemerintah telah menghalangi hak rakyat dalam mendapatkan harga BBM yang semestinya. Dalam kondisi darurat seperti sekarang, harusnya Pemerintah meringankan beban rakyat dengan menurunkan harga BBM. Upaya ini dapat mengurangi beban ekonomi rakyat dalam menghadapi kebijakan pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19. Pemerintah harus menjalankan amanat konstitusi yaitu untuk mensejahterakan rakyat (welfarestate) sehingga semua kebijakan yang dibuat harus untuk kepentingan rakyat," terang Firman dalam rilis yang diterima golali.com, Jum'at (24/4/2020).

Firman menegaskan persoalan tidak diturunkannya harga BBM  bisa menjadi persoalan serius, paling tidak menyangkut hak politik, ekonomi, dan sosial yang akan menjadi sorotan dunia, karena semua orang di dunia tahu harga minyak mentah dunia turun yang tidak pernah terjadi selama dalam sejarah harga minyak serendah ini.

"Pelanggaran terhadap tidak adanya penurunan harga BBM dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak konstitusi sekaligus pelanggaran atas hak asasi rakyat sebagai konsumen," pungkas Firman