Ini Aturan Naik Kereta Api Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19

Ini Aturan Naik Kereta Api Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19
Suasana Stasiun Bandung. Guna menghindari Covid-19 manajemen PT KAI (Persero) menerapkan aturan khusus kepada penumpang (Dok : PT KAI Persero

JAKARTA (Golali.com) – Selain wajib memiliki surat negatif Covid-19, dari hasil pemeriksaan GeNose C19 atau Rapid Test Antigen (RT-PCR). Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), menerapkan aturan khusus selama perjalanan, hal ini guna menghindari penyebaran Covid-19 dalam moda transportasi kereta api.   

Seperti apakah aturan tersebut?

1. Setiap pelanggan kereta api  jarak jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam). 

2. Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

3. Menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

4. Penumpang tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. 

5. Bagi penumpang  yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan, untuk makan dan minum.  Kecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan, dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

 "KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api,” terang VP Public Relations KAI Joni Martinus dikutip dari laman resmi KAI, Jumat (12/2/2021).

Klik juga

Untuk info selengkapnya terkait aturan menggunakan KA Jarak Jauh, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (*/Golali.com)

 

Klik juga