Ini Cara RPH Jaga Kualitas Pemotongan Hewan

Ini Cara RPH Jaga Kualitas Pemotongan Hewan
Dok. Photo Humas Pemkot Bandung/Oded M. Danial

 

BANDUNG (golali.com) - Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menjelaskan cara Rumah Potong Hewan (RPH) menjaga kualitas pemotongan hewan kurban. Di antaranya petugas memeriksa hewan kurban sebelum disembelih, lalu petugas memeriksa daging setelah disembelih.


"Hewan yang datang ke sini tidak langsung disembelih. Karena ada persyaratan minimal 12 jam sebelum dipotong harus diistirahatkan. Setelah disembelih diperiksa lagi daging, isi perut, dan sebagainya," terang  Gin Gin.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengapresiasi langkah yang dilakukan RPH, di Kota Bandung dalam menjaga kualitas pemotongan hewan kurban. 

"Subhanallah tadi 'reugreug' melihat ada petugas Dispangtan menjaga kualitas sapi yang dipotong. Tadi ada ati sapi itu yang terlihat ada cacingnya dan itu langsung dibuang agar tidak dikonsumsi masyarakat," tutur Oded.

Sementara untuk masyarakat yang melaksanakan pemotongan hewan kurban di masjid atau lingkungan rumahnya, Oded mengingatkan untuk menjaga standarisasi protokol kesehatan secara ketat. Kemudian, mendistribusikannya tanpa berkerumun. 


"Idealnya disampaikan panitia ke rumah-rumah. Kalau pun tidak bisa, upayakan tetap jaga jarak. Saya imbau budayakan mengantre jangan sampai berebut daging malah terjadi kerumunan dan berdesakan," imbuh Oded.