Ini Istilah Selama Pandemi Covid-19

Ini Istilah Selama Pandemi Covid-19
ilustrasi pixabay

BANDUNG (golali.com) - Penyakit corona mulai terdeksi di Indonesia pertama kali pada Senin, 2 Maret 2020 dengan dinyatakannya dua pasien positif terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19), mereka menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. 

Sejak itu berbagai kata yang berkaitan dengan Covid-19 muncul di pemberitaan, golali.com mencoba untuk merangkumnya. Di antaranya masker (mulai dari masker bedah sampai masker kain), hand sanitizer, cuci tangan, work from home, study from home, #dirumahaja, stay at home, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP), alat pelindung diri (APD), isolasi mandiri, karantina mandiri.

Selanjutnya 14 hari, pembatasan sosial berskala besar (PSBB), thermo gun, pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan, mudik di larang, jaga jarak, phisycal distancing, social distancing, gugus covid-19, pandemi, wabah, garda terdepan, tim medis, bantuan sosial, droplet, positif dan lain-lain. Kata-kata tersebut ada yang berasal dari kebijakan pemerintah, istilah medis, media sosial, media massa, dan lain-lain.