Ini Kawasan di Gedung Sate yang Ditutup Sampai 14 Agustus 2020

Ini Kawasan di Gedung Sate yang Ditutup Sampai 14 Agustus 2020
Gedung Sate, Golali.com


BANDUNG (golali.com) - Menyusul ditemukannya 40 pegawai ASN dan Non-ASN di Kantor Gubernur Jawa Barat bertempat di Gedung Sate, terkonfirmasi kasus positif Covid-19 berdasarkan swab test metode PCR  yang digelar Gugus Tugas Jabar di Gedung Sate pada Senin, 27 Juli 2020 lalu. Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar mengeluarkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Jabar Nomor: 800/117/UM tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar, penyesuaian sistem kerja yang dimaksud yakni seluruh ASN dan non-ASN bekerja dari rumah alias work from home (WFH) mulai Kamis, 30 Juli  hingga Jumat, 14 Agustus 2020.

Dalam surat edaran tersebut diumumkan juga bahwa masjid, command center, museum, kantin, dan area publik di Gedung Sate ditutup mulai 30 Juli hingga 14 Agustus  mendatang.

"(Gedung Sate) ini tempat kerja yang telah memberlakukan secara ketat (hanya) 50 persen boleh diisi atau didatangi, lalu juga di luar (gedung) saat masuk ada disinfeksi untuk mobil atau motor, termasuk juga hand sanitizer dan tempat cuci tangan, dalam tanda kutip saja masih kecolongan (kasus positif COVID-19). Maka protokol kesehatan ini harus tetap kita jaga, harus disiplin karena selepas dari kantor bisa saja berinteraksi di tempat umum. Ini menjadi hikmah bagi kita semua, bagaimana COVID-19 ini masih ada dan kita masih harus tetap waspada. Kewaspadaan ini nomor satu dalam rangka memutus penularan," terang Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja dikutip dari humas.jabarprov.go.id, Sabtu (1/8/2020).

Setiawan memaparkan sebaran tempat tinggal 40 orang terkonfirmasi positif  tinggal di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan daerah lain. Sementara rentang usia sebanyak 40 persen berusia 31-40 tahun. Sebanyak 30 persen berada di rentang usia 20-30 tahun, serta sisanya menyebar di atas usia 50 tahun dan ada juga yang berusia 19 tahun. Saat ini semuanya melakukan isolasi mandiri