Ini Langkah XL Axiata Jaga Jaringan di Daerah Terkena Bencana

Ini Langkah XL Axiata Jaga Jaringan di Daerah Terkena Bencana
Langkah XL Axiata jaga jaringan pada kawasan bencana (Dok XL Axiata)

 


JAKARTA (Golali.com) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan semua jaringan yang berada di wilayah bencana banjir dan gempa telah kembali pulih. Beberapa pekan ini, telah terjadi bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), dan gempa di Sulawesi Barat.


Untuk kondisi jaringan di Sulawesi Barat dan Jawa Barat,  sepenuhnya sudah pulih sejak awal Februari 2021 lalu. Sementara itu, untuk beberapa daerah Kalimantan Selatan, Tim XL Axiata masih terus berupaya untuk menjaga performa jaringan. Ada sekitar 2 persen BTS yang berlokasi di lokasi-lokasi banjir besar dari total sekitar 3.300 BTS di Kalimantan Selatan. 


Sementara itu, BTS di lokasi gempa Sulawesi Barat ada sekitar 19 persen dari total BTS di provinsi tersebut, terutama di Mamuju dan Majene. Di Jawa Tengah dan Jawa Barat, BTS yang berada di lokasi banjir ada sekitar 1 persen dari total BTS yang ada di provinsi tersebut, antara lain di Pekalongan, Semarang, Demak, Subang, dan Majalengka.


Sedangkan untuk wilayah Jabodetabek dari 35 ribu BTS XL Axiata, kurang dari 1 persen yang sempat terdampak banjir pada 20 – 22 Februari 2021. Untuk itu, pihaknya memastikan jaringan di wilayah tersebut telah sepenuhnya beroperasi dengan normal, termasuk semua infrastruktur yang terdampak banjir dalam kondisi baik.


Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa menjelasakan jika ada BTS yang sempat padam di area banjir dan gempa,  hal itu karena terdampak pemadaman aliran listrik dan mobilisasi genset sempat tidak bisa lancar karena kondisi medan akibat bencana. 


“Jadi jika ada BTS di area banjir yang sempat padam, bukan berarti terendam, atau rubuh karena gempa, tetapi karena listrik padam. Hanya sebagian kecil perangkat yang mengalami kerusakan secara fisik, misalnya terendam air atau akibat gempa. Berbagai kerja keras dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh tim teknis dalam menjaga performa jaringan berhasil menekan jumlah BTS yang terdampak banjir,” urai Gede dalam rilis yang diterima Golali.com, Kamis (25/2/2021).

Klik juga :

 

 


Berbagai langkah preventif dari Tim Teknis XL Axiata guna menjaga jaringan, di antaranya relokasi perangkat-perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi, juga desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS di posisi lebih tinggi dari permukaan. Saat banjir tak bisa dihindari, tim teknis juga memastikan ketersediaan daya di BTS-BTS yang terdampak banjir serta menyiapkan portable genset untuk backup BTS-BTS yang terdampak pemadaman listrik.


“Sementara itu, selama banjir melanda, tim di lapangan yang bekerja siang dan malam dengan sigap mendatangi lokasi-lokasi BTS yang terkena banjir maupun yang aksesnya banjir untuk memastikan bahwa jaringan XL Axiata kembali normal.

 

Bahkan, mengingat kondisi cuaca yang tak menentu, hingga saat ini tim kami masih terus bersiaga. Rekayasa pengalihan jaringan juga kami lakukan dari pusat pengendalian jaringan guna mem-backup jaringan yang terdampak banjir,” sambung Gede. (*/Golali.com) 

 

Klik juga :