Ini Protokol Kesehatan Penjualan dan Pengurusan Hewan Kurban

Ini Protokol Kesehatan Penjualan dan Pengurusan Hewan Kurban
Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengimbau kepada para penjual atau distributor hewan kurban yang berasal dari luar Kota Bandung, harus melengkapi administrasi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sekaligus juga surat keterangan kesehatan penjualnya.


Sementara di lokasi penjualan harus dilengkapi dengan tempat mencuci tangan dan memastikan tetap menjaga jarak. Para penjual wajib menggunakan masker atau 'faceshield' serta memakai pakaian lengan panjang.

Gin Gin mengingatkan kepada pengurus hewan kurban agar menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat. Walaupun sebenarnya anjuran dari pemerintah pusat kurban agar dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH).

 

“Panitia juga harus pakai masker atau 'faceshiled', jadi jangan sampai ada droplet kan bahaya ke dagingnya. Tidak boleh ada yang menonton dan disarankan di tempat tertutup. Lalu jangan sampai menghadirkan penerima, jadi distribusi harus panitia yang menyerahkan,” ucap Gin Gin dalam rilis yang diterima golali.com, Selasa (7/7/2020).