Isi Surat Edaran Wali Kota Solo untuk Masyarakat dan Pengelola Fasilitas Publik Selama Pandemi Covid-19

Isi Surat Edaran Wali Kota Solo untuk Masyarakat dan Pengelola Fasilitas Publik Selama Pandemi Covid-19
Pasar Gede Hardjonagoro Kota Solo

 

SURAKARTA (golali.com) - Guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kota Surakarta, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 067/3205 Tentang Penerapan Disiplin Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Surakarta.

 

Dalam SE yang ditandantangi Wali Kota Solo pada Sabtu, 19 November 2020 ini, mewajibkan setiap orang disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Di antaranya menggunakan alat pelindung diri seeprti masker yang menutup hidung, mulut, dan dagu saat keluar rumah atau berinterkasi dengan orang lain kecuali pada saat makan dan minum.

 

“Mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan air mengalir,” tulis  FX Hadi.

 

Klik juga : 

Menerapkan pembatasan interkasi fisik (physical distancing) seperti jaga jarak minimal 1,5 meter, tidak berbicara tanpa masker, dan tidak berkerumun. Selain itu, seluruh pihak harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

 

Selain secara individu, SE ini pun wajib dipatuhi para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara penanggung jawab tempat dan fasilitas umum (termasuk pasar tradisional) wajib melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan.

 

Yakni sosialisasi, edukasi, dan penggunaan berbagai media informasi untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian Covid-1 9.

 

“Penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun yang mudah diakses dan memenuhi standar atau penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer),” sambungnya.

Klik juga :

Melakukan identifikasi (penapisan) dan pemantauan kesehatan bagi setiap orang yang akan beraktivitas di lingkungan kerja, menerapkan jaga jarak, dan pembersihan serta disinfeksi lingkungan secara berkala.

 

Sementara terkait kondisi kesehatan yang rentan terpapar Covid-19, masyarakat yang berusia kurang dari 15  tahun, ibu hamil, dan orang lanjut usia dilarang memasuki dan mengajak  Pasar Tradisional, Toko Modern, Pusat Perbelanjaan serta tempat Hiburan, tempat Wisata, dan tempat bermain. Dilarang pula melakukan kegiatan berkumpul dan melakukan kontak fisik di tempat umum. (*/golali.com)

 

Baca juga :