Kang Emil : Kebutuhan Vaksin Covid-19 75 Juta Dosis, Jabar Baru Dapat 30 Juta

Kang Emil : Kebutuhan Vaksin Covid-19 75 Juta Dosis, Jabar Baru Dapat 30 Juta
Kang Emil : Kebutuhan Vaksin Covid-19 75 Juta Dosis, Jabar Baru Dapat 30 Juta (Dok : Humas Pemprov Jabar)

 

 

 

BANDUNG (Golali.com) – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil mengatakan berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) per 7 Oktober 2021, rata-rata vaksinasi Covid-19 mencapai 273.675 dosis per hari. 

 


Dalam mencapai target herd immunity pada 31 Desember 2021, harus mencapai 589.728 dosis per hari. Dengan target jatah vaksin dari Pemerintah Pusat harus mencapai 15 juta dosis vaksin Covid-19 per bulan.   

Baca juga : 


“Realitasnya kami tidak dapat 15 juta per bulan. Kami pernah tes sampai 450 ribu-an dosis dalam sehari,” ungkap Kang Emil dikutip dari rilis tertulisnya, Selasa 12 Oktober 2021. 

 


Kang Emil menjelaskan sampai Oktober 2021 ini, pihaknya baru mendapatkan 30 juta dosis vaksin Covid-19. Sementara kebutuhan mencapai 75 juta dosis vaksin. 

 


“Karena kami penduduknya paling besar dibandingnkan Jakarta. Kemudian fasilitas pusat ngumpulnya di sana, dikasih vaksinnya sama. Kalau vaksin kita mau selesai sesuai target di Desember, kami butuh 15 juta dosis vaksin per bulan,” tegas Kang Emil.  

 

Baca juga : 

 

 


Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Pemerintah Provinsi Jabar (Pikobar), sampai 11 Oktober 2021 capai vaksinasi Covid-19 tercatat 17.789.329 atau 46,93 persen untuk dosis pertama dan 9.699.680 atau 25,59 persen untuk dosis kedua.

 

Adapun total target vaksinasi Covid-19 di Jabar mencapai 37.907.814 orang. 

 

 

Vaksinasi Covid-19 wilayah Aglomerasi 

 

 


Vaksinasi Covid-19 kata Kang Emil akan lebih difokuskan pada dua wilayah aglomerasi, yaitu Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya. 

 


Untuk wilayah Bodebek akan fokus pada Kabupaten Bogor, sedangkan Bandung Raya yaitu Kabupaten Bandung Barat. 

 


“Sekarang kami ditargetkan aglomerasi dulu. Bodebek dan Bandung Raya,” tutup Kang Emil (*/Golali.com)