Karyawan Terpapar Covid-19, Pabrik Garmen Tutup Sementara

Karyawan Terpapar Covid-19, Pabrik Garmen Tutup Sementara
Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bandung menutup sementara operasional pabrik PT Masterindo di Jalan Soekarno-Hatta,  sampai batas waktu yang belum ditentukan sejak 6 Mei 2020 mendatang. Hal itu akibat adanya seorang pegawai administrasi di perusahaan garmen tersebut terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 dan kini menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

 

"Hari ini tim Kota Bandung dan Jawa Barat datang untuk memberikan informasi ada salah satu pegawainya yang terpapar Covid-19," ujar Koordinator Bidang Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Elly Wasliah dalam rilis yang diterima golali.com, Minggu (3/5/2020).

 

Kuat dugaan pegawai yang terkonfirmasi ini masuk dalam cluster GBI Lembang. Setelah pegawai ini terkonfirmasi positif, tim gugus tugas melakukan rapid tes kepada 94 karyawan di bagian yang sama, di mana 11 karyawan terkonfirmasi reaktif.

 

"Ada 11 reaktif dilanjutkan dengan swab test. Dan nanti 11 Mei 2020 akan dilakukan rapid tes kedua," sambung Elly.

 

Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung yang berlangsung sejak 22 April 2020 lalu,  pabrik ini tetap beroperasi. Pabrik ini diperbolehkan beroperasi karena memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dari Kementrian Perindustrian

 

"Jadi mereka bisa beroperasi dengan memiliki izin. Tetapi ketika ada yang terpapar Covid-19, maka wajid untuk tutup. Perusahaan juga telah berjanji tidak mem-PHK karyawannya," tegas Elly.