Kearifan Lokal DIY untuk Bangkitkan Kesejahteraan Masyarakat

Kearifan Lokal DIY untuk Bangkitkan Kesejahteraan Masyarakat
Yogyakarta, Dok Wikimedia

 

YOGYAKARTA (golali.com) - Guna membangkitkan kembali seluruh sektor pendukung kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menerapkan kearifan lokal (local wisdom) dalam menghadapi new normal. Menurut Paniradya Pati, Beny Suharsono penerapan kearifan lokal mampu mengembalikan kondisi DIY dalam menghadapi berbagai bencana. 

“Kita di DIY mempunyai budaya yang begitu tinggi, yang bisa diadaptasi di kehidupan milenial sekarang. Dan itu bisa kita aplikasikan dengan hasil yang sangat positif dan relatif lebih cepat,” ucap Beny dikutip dari jogjaprov.go.id, Kamis (16/7/2020).

Dalam menghadapi new normal atau kebiasaan baru yang penuh kewaspadaan ini, sambung Beny telah lama ada dalam kearifan lokal masyarakat DIY yaitu Eling lan Waspada . Melalui Eling lan Waspada ini masyarakat dituntun untuk menerapkan pola hidup yang selalu waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan penularan Virus Corona. Tidak boleh lengah dan terlena. Menjalani kehidupan normal tapi tetap menjalankan protokol kesehatan dengan semestinya.

Selain itu contoh penerapan kearifan lokal lainnya yang hadir di masyarakat yaitu asas gotong royong, yang sangat efektif untuk mengatasi hampir semua masalah, mulai dari ekonomi, sosial, pendidikan dan lainnya. Pihaknya akan terus menggali kearifan lokal yang sesuai dengan kondisi new normal. 

"Local Wisdom itu adalah sesuatu yang simbolik. Dari simbolik itu turunannya akan memiliki sebuah arti yang luar biasa yang bisa diterapkan. Nah ini yang akan kita manfaatkan nantinya. Tiap daerah punya Local Wisdom- nya masing-masing. Ini yang bisa kita gali, kita manfaatkan,” imbuh Beny.