Kehidupan Berbasis Digital di Era Pandemi Covid-19

Kehidupan Berbasis Digital di Era Pandemi Covid-19
Dok Panitia Webinar

 

BANDUNG (golali.com) - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal Maret 2020, mengubah berbagai kebiasaan masyarakat Indonesia termasuk dalam berkomunikasi yang berkaitan dengan berbagai sektor. Salah satunya penggunaan teknologi digital. 

"Sebelumnya (sebelum adanya Covid-19),  kita sudah terbiasa berinteraksi tanpa face to face  tetapi melalui aplikasi di device teknologi informasi," terang Penulis Buku Humanoid Communication dan Dosen Magister  Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma Husnita saat menjadi pembicara dalam Webinar bertema "Digital Mindset in The Era During and After Covid-19" pada Jumat (26/6/2020) malam.

Husnita mengungkapkan saat pandemi ini, berbagai aplikasi digital semakin banyak digunakan dalam menopang kehidupan, guna mencegah interaksi langsung yang menyebabkan kerumunan. Di mana ini menjadi salah satu cara untuk menghindari penyebaran Covid-19.  

" Saat pandemi menggunakan berbagai aplikasi untuk meeting, semakin sering digunakan. Kadang orang bisa webinar tiga sampai empat kali dalam sehari. Hal ini tidak hanya terkait pekerjaan tetapi juga belajar seperti kuliah online," urai Husnita.

Sementara pascapandemi yang tidak dapat diprediksi waktunya, kata Husnita digitalisasi akan terus diterapkan. Pasalnya setelah pandemi kemungkinan untuk kondisi kembali normal seperti sebelum Covid-19 tidak dapat terjadi lagi. 

"After Covid-19 kerja tidak harus selalu mengikuti jam kantor pukul 08.00 sampai 17.00, karena kerja bisa dimana saja dengan sistem digital yang penting produktivitas tetap dijaga. Seperti yang sekarang sudah dilakukan," tambah Husnita. 

Selain Husnita, webinar ini menghadirkan 
Industry 4.0 and ICT for Development Expert, Daniel Oscar Baskoro  dengan moderator Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Wiratri Anindhita.  Webinar ini dihadiri lebih dari 150 peserta yang berasal dari mahasiswa, praktisi, dan perwakilan media massa. 
Kegiatan ini didukung  Telkomsel, UNJ, dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Korwil Jabodetabek