Komunitas Sepeda Bisa Usulkan Penambahan Jalur Sepeda 

Komunitas Sepeda Bisa Usulkan Penambahan Jalur Sepeda 
Foto Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandung memberikan kesempatan kepada para pesepeda untuk mengusulkan penambahan jalur sepeda, salah satunya seperti penambahan jalur sepeda rute Jalan Nyland sampai Jalan Wastukencana. Penambahan rute tersebut berasal dari usulan salah satu komunitas sepeda, yang diajukan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, sementara penandaan rute dan jalur bisa dilakukan apabila sudah ada persetujuan Dishub.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung  Didi Ruswandi, program penambahan jalur sepeda berdasarkan usulan ini sebagai strategi pendekatan dan memancing masyarakat, supaya bersepeda tidak hanya soal rekreasi dan olahraga tetapi turut memerhatikan aspek ketertiban.

“Ini semacam batas psikologis kepada pelaku lalu-lintas ini ada jalur sepeda. Kepada para pesepeda juga dikasih tahu Anda jangan kemana-mana jalurnya kalau ada jalurnya ya ke yang ini. Jadi ini pendekatannya demand yang difasilitasi. Bukan fasilitas yang dibangun untuk memancing demand,” terang Didi dalam rilis yang diterima golali.com, Kamis (10/6/2020).


Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Asep Kurnia menjelaskan untuk melaksanakan penambahan jalur sepeda secara permanen, Dishub telah mengajukan sokongan dana dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan. Dishub pun sudah secara bertahap mengoperasikan kembali fasilitas penyewaan sepeda yaitu Bandung Bike Sharing (Boseh), yang selama pandemi Covid-19 dihentikan sementara. 

“Dishub tahun ini menganggarkan perencana, evaluasi, dan pembukaan jalur sepeda baru. Tapi adanya di anggaran perubahan. Untuk Boseh sudah beroperasi sejak 5 Juni. Bertahap dan diutamakan di daerah-daerah pusat kota. Tidak semua diisi penuh, rata-rata itu di bawah setengah,” urai Asep.