Lima Cara Liburan Lebaran di Rumah

Lima Cara Liburan Lebaran di Rumah
ilustrasi pixabay

 

BANDUNG (golali.com) - Libur lebaran biasanya menjadi ajang berkumpul bersama keluarga besar dan mengunjungi berbagai tempat, tetapi di momen libur Idul Fitri 1441 H ini, kita semua harus tahan diri untuk berjalan-jalan bersama keluarga di luar rumah. Pasalnya virus corona sebagai penyebab penyakit Covid-19 masih mengintai siapapun. 

Nah, jangan berkecil hati untuk tetap menikmati momen lebaran berada di rumah bersama keluarga tetapi tetap bisa menikmati suasana luar rumah, berikut hal-hal yang bisa dicoba versi golali.com : 

 

Kari ayam

Kari ayam/pixabay

1. Menikmati Hidangan Lebaran di Halaman Rumah 
 
Tata halaman rumah menjadi ruang makan sementara, bisa berbentuk lesehan maupun menggunakan meja makan. Kita bisa memilih halaman rumah dibagian depan, belakang, maupun di balkon untuk yang rumahnya bertingkat. 

 

video call unsplash

video call unsplash

2. Maksimalkan Video Call dan Saling Tukar Menukar Foto Digital 
 
Untuk posisi tempat tinggal  dari anggota keluarga yang berjauhan atau tengah bertugas, gunakan kecanggihan teknologi melalui video call dan saling bertukar foto semua moment kala lebaran. Penggunan sinyal internet dan telepon pintar mutlak diperlukan. 

 

google street view

google street view

3. Menjelajahi Google Street View    
 

Kangen menjelajahi jalan raya maupun pedesaan di berbagai daerah, gunakan google street view meskipun tidak real diwaktu kita mengunjungi saat lebaran. Tetapi setidaknya mengobati kerinduan untuk berjalan-jalan. 

 

kebun raya bogor

kebun raya bogor/pixabay

4. Memindahkan Kebiasaan di Tempat Wisata ke Rumah 
  
Apa yang biasanya kita lakukan di tempat wisata? Berfoto selfi, botram, kemah?
Untuk sementara kita bisa memindahkan kebiasaan ini di sekitar rumah. Untuk foto selfi kita bisa mencari spot-spot yang unik di sekitaran rumah yang selama ini tidak kita sadari bisa menghasilkan foto yang bagus. 

Makan bersama atau dalam bahasa Sunda botram, kita bisa lakukan di dalam maupun di halaman rumah. 

Kemah di tempat wisata biasanya dilakukan orangtua bersama anak-anaknya yang berusia SD untuk mengenal suasana alam di luar rumah. Hal ini pun bisa kita lakukan, di halaman rumah (jika memiliki halaman yang luas) atau di balkon (untuk rumah bertingkat). Walaupun  berada di perkotaan tetap bisa kita lakukan, suasana langit malam hari di perkotaan sama syahdunya dengan di bukit.  

 

membaca buku

membaca buku/pixabay

 5. Membaca Buku Perjalanan 
 

Cek rak buku adakah bacaan bergenre perjalanan? Ini bisa menjadi pilihan dibaca sendiri maupun bersama keluarga besar. Nah buku ini bisa jadi rekomendasi untuk jalan-jalan selanjutnya setelah pandemi Covid-19 usai. Selain itu, dengan membaca buku perjalanan, kita seakan diajak bertualangan ke tempat-tempat yang tertulis di buku. 

Selamat Hari Raya Idul Fitri dan Berlibur