Mall dan Pusat Perbelanjaan Wajib Miliki Ruang Isolasi

Mall dan Pusat Perbelanjaan Wajib Miliki Ruang Isolasi
Oded M. Danial, Walikota Bandung/Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mewajibkan setiap mal dan pusat perbelanjaan memiliki ruang isolasi, selain menerapkan protokol kesehatan untuk menghambat penyebaran Covid-19 jika nantinya beroperasi kembali di masa pandemi. Dari hasil laporan pemantauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung  sebagian mal dan pusat perbelanjaan telah menerapkan protokol kesehatan maksimum mulai dari pintu masuk, eskalator, lift, area penyewa (tenant), hingga ruang ibadah. 


“Jika tenant tidak mematuhi protokol kesehatan, maka tenant tersebut akan ditutup. Dan jika yang melakukan kesalahan adalah manajemen mall, maka satu mall itu akan langsung kami tutup,” tandas Wali Kota Bandung Oded M. Danial dalam rilis yang diterima golali.com, Senin (8/6/2020).

Terkait pembukaan kembali mall dan pusat perbelanjaan tersebut, Oded akan menentukannya berdasarkan angka reproduksi virus corona di Kota Bandung.  

"Kami akan tegas, karena berdasarkan arahan dari epidemiolog, sesungguhnya kita ini belum bisa melakukan relaksasi karena angka reproduksi Covid-19 belum memuaskan. Kita baru bisa relaksasi jika angka reproduksi di bawah angka 1 selama 14 hari,” urai Oded. 

Berdasarkan data per tanggal 4 Juni 2020 angka reproduksi di Kota Bandung sudah mencapai angka 0,56. Namun seiring ditemukannya kasus positif di kelompok pedagang pasar dan tenaga kesehatan,  Oded memprediksi angka reproduksi kemungkinan naik meskipun masih di bawah nilai satu.