Masker dari Kecamatan Pameungpeuk yang Merambah Pulau Jawa

Masker dari Kecamatan Pameungpeuk yang Merambah Pulau Jawa
Produksi masker Weni Kenes dari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung (Dok : Weni Kenes)

BANDUNG (Golali.com) – Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) selalu memiliki banyak cara untuk dapat bertahan, kala bisnisnya mulai menurun. Inilah yang dilakukan Weni Kenes, salah satu pelaku UMKM dalam bidang fashion dari Kampung  Cinagreg RW/RT  03/06, Desa Langonsari, Kecamatan  Pameungpeuk, Kabupaten Bandung Kode Pos  40376.


Sebelum pandemi Covid-19, ibu empat anak ini menggeluti bisnis jasa jahit busana muslim dan pembuatan pola untuk konveksi dengan nama Griya Jahit Wenikenes. Sayangnya, wabah Covid-19 berimbas pada sepinya pesanan jahit dan membuat pola busana dari rekanan konveksinya.

Weni pun melihat peluang dengan membuat masker kain, sebagai salah satu kebutuhan masyarakat dalam menangkal penyebaran virus corona.  

Klik juga : Catat ini Masa Berlaku Hasil Pemeriksaan Genose C19 Di Stasiun

 


“Untuk jasa jahit dan pola, karena saya lulusan tata busana pada 2006 dari SMKN 2 Baleendah, biar enggak lupa sama ilmu yang didapat jadi saya membuka bisnis ini. Sementara kalau untuk produksi masker karena tahun kemarin sempat sepi order, jadi coba bikin eh responnya bagus jadi diteruskan,” terang Weni kepada Golali.com, Sabtu (20/2/2021).

Contoh produk sarimbit yang dibuat di Griya Jahit Wenikenes (Dok : Istimewa)


Dalam menerima jasa jahitan dan pola untuk konveksi, Weni masih mengerjakannya sendiri. Sementara dalam pembuatan masker, Weni dibantu satu orang yang mengerjakan. 

Proses produksi dilakukan di  kamar berukuran 3x3 meter di tambah ruang tamu kakak iparnya, jika pesanan masker meningkat.  


Untuk mengerjakan semuanya, Weni menggunakan 1 mesin jahit highspeed dan 1 mesin obras benang 3. Terkait jasa jahit dan pola konveksi, Weni menerima orded berdasarkan permintaan  pemesanan baik untuk model maupun ukurannya. 


“Untuk jasa jahit busana muslim, pemesan bisa membawa kain sendiri atau saya yang menyediakannya. Untuk ongkos jasa jahit dan pola mulai dari Rp50 ribu” sambung Weni. 


Sementara untuk masker sampai saat ini Weni telah membuat dengan berbagai model untuk dewasa maupun anak-anak. Mulai dari masker tali untuk yang berhijab, masker tali konektor, dan masker tali telinga, dan masker 3D yang terdiri dari 16 pilihan warna menggunakan bahan kaos katun combed. 


Pemilihan bahan kain katun combed ini, akan memberikan kenyamanan bagi pemakainnya. Untuk dapat memesan jasa jahit, pola konveksi, serta masker dapat dilakukan melalui nomor handphone di 0896-5491-4427, Facebook : Weni Kenes, dan Instagram @wenikenes. Atau datang langsung ke rumah produksinya . 


“Sampai saat ini penjualan masih di Pulau Jawa, saya pun membuka untuk reseller masker. Harga masker bervariasi mulai dari Rp7.000 sampai Rp9.000 per pc tergantung modelnya,” pungkan Weni.  (Yatni Setianingsih/ Golali.com)