Masuk Daerah Istimewa Yogyakarta Wajib Membawa Surat Negatif Uji Covid-19

Masuk Daerah Istimewa Yogyakarta Wajib Membawa Surat Negatif Uji Covid-19
Masuk Daerah Istimewa Yogyakarta Wajib Membawa Surat Negatif Uji Covid-19


 

Guna mencegah terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gubernur DIY Hamengku Buwono X mengeluarkan instruksi Gubernur DIY Nomor 7/INSTR/2020 Tentang Penegakan Protokol Kesehatan Pencegahan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Libur Natal 2020 Dan Tahun Baru 2021.

Gubernur DIY Hamengku Buwono X menginstruksikan Wali Kota Yogyakarta, Bupati Sleman, Bupati Bantul, Bupati Gunungkidul, dan Bupati Kulon Progo untuk :


1. Memperketat operasi yustisi/nonyustisi untuk memastikan pelaksanaan isolasi terpusat dan protokol kesehatan.

2. Mencegah kegiatan sosial yang berpotensi mengumpulkan orang banyak.

3. Memperketat pembatasan sosial dengan memberlakukan pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan/mall, warung makan, rumah makan, kafe, restoran, bioskop, tempat hiburan, dan tempat wisata.

Dengan pelaksanaan jam operasional mulai pukul 09.00 sampai dengan 22.00 WIB mulai 24 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021.

Klik juga : 


4. Memperketat protokol kesehatan di rest area, tempat parkir, hotel, dan tempat wisata.

5. Optimalisasi pemanfaatan isolasi terpusat.

6. Mewajibkan kepada pengelola Hotel/penginapan dan ketua RT/RW sebelum menerima tamu dari luar DIY untuk meminta hasil Rapid Test Antigen/Swab Antigen/Swab PCR dengan hasil negatif paling lama H-7.

Instruksi ini mulai berlaku sejak 22 Desember 2020 atau sesuai penetapan instruksi Gubernur DIY. (*/golali.com)