Masyarakat Kota Bandung Bisa Bayar Pajak dengan Sampah

Masyarakat Kota Bandung Bisa Bayar Pajak dengan Sampah
Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung memberikan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan sampah anorganik yang bernilai jual. Untuk program tersebut BPPD Kota Bandung telah bekerjasama dengan bank sampah. 

“Misalkan kalau saya punya sampah bisa dicicil dari saat ini membayar dengan menggunakan sampah sampai nanti jatuh tempo. Kalau saldo tercukupi akan langsung terpotong lunas kalau belum nanti diberitahu kekurangannya,” terang Kepala BPPD Kota Bandung, Arief Prasetya dalam rilis yang diterima golali.com, Senin (18/5/2020). 

Terkait wabah Covid-19, BPPD Kota Bandung memperpanjang jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi wajib pajak menjadi 31 Oktober 2020, yang biasanya 30 September setiap tahun. Hal ini untuk meringankan wajib pajak akibat wabah Covid-19. 

“Kita melihat dengan keadaan situasi ekonomi terganggu, ini mudah-mudahan di 31 Oktober kegiatan ekonomi di Kota Bandung sudah agak normal,” harap 

Sementara untuk mengingatkan wajib pajak dalam pembayaran pajak, pihaknya telah bekerjasama dengan Bank BJB menghimbau wajib pajak membuka tabungan PBB (t-PBB). “Nanti pada saatnya apabila saldo cukup akan terpotong sehingga menghindari lupa dan lainnya, karena satu hari saja akan terkena denda 2 persen. Jadi ini digunakan untuk antisipasi, nanti apabila saldo tidak cukup dari bank akan memberi informasi,” jelas Arief.