Pandemi Covid-19, Pertanian Jabar Meningkat 7,64 Persen

Pandemi Covid-19, Pertanian Jabar Meningkat 7,64 Persen
Area Persawahan Jawa Barat

 


BANDUNG (golali.com) -  Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Ekonomi Jawa Barat (Jabar) mencatat sektor ekonomi dari bidang pertanian di masa pandemi Covid-19, meningkat 7,64 persen secara year on year. Sementara secara quarter to quarter meningkat 45,86 persen.

“Dengan peningkatan di sektor pertanian ini, kita optimis, pada quarter ketiga nanti akan terjadi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Berbagai upaya telah dan akan pemerintah lakukan bersama masyarakat demi percepatan pemulihan ekonomi Jabar,” kata Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Jabar, Setiawan Wangsaatmaja dikutip dari humas.jabarprov.go.id, Kamis (13/8/2020).

Untuk itu Pemerintah Provinsi Jabar  akan mengembangkan berbagai program pertanian, di daerah yang berstatus zona hijau dalam level kewaspadaan COVID-19. Saat ini tercatat 228 kecamatan berstatus Zona Hijau dan belum pernah memiliki kasus positif COVID-19. 


Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Ketahanan Pangan Satgas Pemulihan Ekonomi Jabar, Sonson Garsoni, menandaskan walaupun 
sektor pertanian di masa pandemi Covid-19 meningkat, tetapi daya serap pasar menurun. Hal ini dikhawatirkan akan menurunkan kemampuan pelaku usaha di musim tanam selanjutnya. Maka itu, pemberian kredit murah, akses pemasaran, dan bantuan program usaha harus dilakukan. Salah satu program yang ditawarkan Pokja Ketahanan Pangan adalah ekstensifikasi. 

“Tidak perlu di areal tertentu karena bisa dilakukan ekstensifikasi di kawasan hutan, perkebunan, tanaman sela, lahan tidur, lahan perkotaan, dan pertanian pekarangan. Tapi tentu saja perlu dukungan dana untuk itu,” sambung Sonson. 

 
Sonson mengungkapkan perlu melakukan ekstensifikasi secara masif, pasalnya konversi lahan pun terjadi secara masif. Konversi lahan pertanian di Jabar selama 10 tahun terakhir mencapai 36.389 hektare sehingga produksi pertanian Jabar pun menurun. Padahal, kontribusi sektor pertanian Jabar pada nasional mencapai 60 persen.