Pemkot Bandung Gencarkan Buruan SAE

Pemkot Bandung Gencarkan Buruan SAE
Sayuran/pxhere

 

BANDUNG (golali.com) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencanangkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis), berupa program urban farming terintegrasi di mana warga dihimbau untuk memanfaatkan ruangan yang kosong di sekitar rumah, untuk menanam berbagai tanaman dan beternak ikan serta ayam untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan.  Program ini tak hanya sekedar bercocok tanam dan peternakan juga mengolah hasil pertanian urban farming menjadi berbagai produk, dan memanfaatkan limbah organik dari program ini menjadi kompos dan pakan ternak. 

"Terkait kondisi yang terjadi saat ini, segalanya mulai terbatas. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) juga mempengaruhi pasokan sayur, beras, daging. Mari kita ambil hikmah dengan cara meningkatkan kemandirian pangan," terang Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di sela-sela peresmian Buruan SAE  dengan urban farming terintegrasi di Jalan Kopo, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay dalam rilis yang diterima golali.com Jumat (15/05/2020).

Oded mengatakan Buruan SAE bisa menjadi percontohan kluster edukasi wisata 
bagi pelajar atau orang dewasa, yang belum memiliki pekerjaan untuk belajar malakukan urban farming terintegrasi di lokasi tersebut.


"Saya harap camat mendukung hal tersebut. Mari kita edukasi masyarakat. Walau berada di perkotaan kita bisa bertani. Misalnya gang pertama jadi gang cengek, kedua gang surawung, terong, dan yang lainnya. Saya yakin itu bisa menghadirkan sebuah ketahanan atau kemandirian pangan di wilayah tersebut," harap Oded.