Pengakuan Ariel Noah tentang Vaksin Covid-19

Pengakuan Ariel Noah tentang Vaksin Covid-19
Ariel Noah mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSKIA Kota Bandung (Dok Golali.com)


 
Vokalis Noah, Ariel menjadi salah satu selebritas asal Kota Kembang yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 . Ariel telah mengikuti vaksinasi Sinovac pada Kamis 14 dan 28 Januari 2020 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung di Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo).


Mengutip rilis resmi Humas Pemkot Bandung  tentang pengakuan Ariel Noah terkait Vaksin Covid-19 di Kota Bandung :

1.Ariel Noah merasa kesal dengan sejumlah orang yang hanya ikut beradu argumen tanpa membahas solusi di tengah pandemi Covid-19 ini. 


2. Sebagai seorang musisi, Ariel menjadi orang yang paling merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Dia ingin kembali segera normal, meskipun tidak senormal sebelumnya.


"Begitu dengar pertama kali kata vaksin, semuanya menunggu. Kalau dipikir-pikir semua menunggu, kapan mulainya. Dikasih kesempatan bisa pertama kali dapat, saya maju duluan," ungkapnya. 


3. Ariel memilih membuktikan sendiri soal vaksin Covid-19. Dan ternyata, setelah divaksin dia  tidak merasakan efek samping.


"Setelah vaksin sebenernya belum ngerasain apa-apa. Masih gitu- gitu aja. Tidak sakit atau efek sampingnya. Kenapa saya berani maju, karena saya tidak mau menduga-duga,"imbuhnya.


4.  Setelah mendapat kabar untuk ikut vaksin, Ariel  semakin rajin mencari informasi  hingga meminta penjelasan kepada tim medis yang akan melakukan vaksinasi di RSKIA.


"Pertama kali diberi kabar ada vaksinasi ini, saya nanya duluan apa yang sebenarnya yang dimasukin. Semua penjelasan sangat logis. Dengan pertimbangan itu, jadi ya sudah mari kita lakukan," urainya.


5. Ariel meminta semua pihak tidak lagi meragukan keberadaan vaksin. 
"Dengan ikut serta divaksin inilah ajakan lebih nyata. Berita-berita yang beredar yang lainnya tidak terbukti efek sampingnya. Sebisa mungkin tanyakan segala sesuatu pada ahli. Jangan dengar sembarangan," tegasnya.


6. Pascavaksinasi pertama, Ariel merasa kaget ketika bangun tidur, ada sesuatu yang tidak biasa. Setelah dicek suhu tubuhnya menunjukan 36,3 derajat celcius.
"Hari kedua pas bangun tidur cuma perasaan kaya demam. Tapi ternyata tidak, cuma perasaan aja," ungkapnya.

Baca juga : 

 


7. Selain itu, Ariel tidak merasakan  efek samping yang berpengaruh pada kondisi fisiknya. Dampak yang paling kentara hanya terasa ngantuk lebih awal dari biasanya sehari setelah penyuntikan.


"Kalau dari penyuntikan pertama sebenernya tidak terasa apa-apa. Tapi saat pukul 20.00 WIB, lumayan ngantuk. Padahal saya biasa tidur pukul 03.00 WIB pagi. Sisanya tidak ada yang aneh," sambungnya.


8. Pada vaksinasi kedua, tidak ada yang berbeda. Hanya ada tambahan pertanyaan tentang rekam jejak riwayat kondisi kebugaran selama dua pekan terakhir.


"Tadi kurang lebih sama prosesnya, daftar pertanyaan tentang keadaan kita. Cuma tambahannya, setelah divaksin kemarin ditanya ada gejala apa dan memang tidak ada apa apa. Jadi oke bisa divaksin lagi," terangnya. 


9. Ariel melakukan sosialisai vaksin melalui akun media sosialnya 
"Kalau mau sosialisasi saya coba yang netral. Tidak terlalu kasih tahu berlebihan tentang teori. Hanya hal yang benar-benar saya alami. Dan itu yang mungkin perlu mereka tahu," tutupnya.

 

Baca juga :