Positif Covid-19, Dua Warga Kecamatan Cidadap Jalani Isolasi Mandiri 

Positif Covid-19, Dua Warga Kecamatan Cidadap Jalani Isolasi Mandiri 
Ilustrasi Pixabay.com/covid-19 Swab Test, tube

 

BANDUNG (golali.com) - Dari hasil pelacakan dengan rapid test pada 702 warga Kecamatan Cidadap Kota Bandung, hasilnya  14 orang reaktif  yang dilanjutkan dengan swab test hasilnya dua orang positif. Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cidadap, Hilda Hendrawan memastikan kedua orang yang positif tersebut tidak  kontak erat dengan lingkungan Secapa AD. Kemungkinan, kedua orang itu terpapar dari aktivitasnya di luar wilayah Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Kecamatan Cidadap.

“Dua yang positif kurun waktunya berbeda. Pertama itu dari tanggal 12 Juli sudah isolasi mandiri, berarti sekarang sudah lewat masa inkubasi. Sedangkan satu lagi itu isolasi mandiri mulai tanggal 23 Juli. Tidak ada kaitannya (klaster Secapa AD) itu kemungkinan dari luar karena yang satu itu Ojeg dan satunya lagi ART (asisten rumah tangga), keduanya orang tanpa gejala," sambung Hilda dalam rilis yang diterima golali.com, Kamis (30/7/2020).

Sementara terkait pelaksanaan PSBM Kecamatan Cidadap termin kedua, Hilda menjelaskan tingkat kedisiplinan warga dalam menerapakan protokol kesehatan baik. Pelanggaran dari warga itu relatif sangat sedikit. Adapun pelanggaran kebanyakan berasal dari orang luar Kecamatan Cidadap, yang belum mengetahui pelaksanaan PSBM.

Untuk saat ini pihaknya terus mengimbau warga untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan berusaha menjaga psikologis masyarakat di lokasi PSBM. 

“Karena mungkin sekarang ada masyarakat yang sudah terlalu jenuh atau euforia ingin merasakan hidup normal lagi. Kami terus mengedukasi kepada masyarakat agar kita mengikuti seluruh anjuran dari pemerintah,” sambung Hilda. 

Apabila penanganan Covid-19 sudah terkendali dengan baik, Hilda menyatakan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 40 Tahun 2020, PSBM Cidadap memungkinkan berhenti lebih awal.