Program ini Dapat Menambah Pendapatan Pemkot Bandung

Program ini Dapat Menambah Pendapatan Pemkot Bandung
Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Dalam mengoptimalkan pendapatan daerah Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung terutama dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), melakukan Program Intensifikasi Pajak Daerah, Pengembangan Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, dan Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Kota Bandung. Hal ini untuk peningkatan layanan pembayaran PKB serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Arief Prasetya, dana bagi hasil dari Provinsi Jawa Barat cukup signifikan. Dari target triwulan II tahun 2019 sebesar Rp2,12 triliun, telah terealisasi Rp1,02 triliun atau sekitar 48,20 persen. 
Sedangkan tahun 2020 Kota Bandung menargetkan Rp791,24 miliar pendapatan bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan telah terealisasi di triwulan II mencapai Rp374,26 miliar atau 47,3 persen.

“Mengingat kondisi saat ini pandemi Covid-19 mudah-mudahan target penerimaan tahun 2020 dapat tercapai sampai akhir tahun anggaran,” tambah Arief dalam rilis yang diterima golali.com, Rabu (22/7/2020).

Untuk itu, dalam meningkatkan target tersebut  BPPD Kota Bandung akan melibatkan Forum RW dan aparatur kewilayahan, guna menyosialisasikan tentang kewajiban membayar pajak. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, Hening Widiatmoko mengungkapkan warga Kota Bandung termasuk paling taat dalam membayar pajak, khususnya pembayaran PKB. Hal ini menjadi apresiasi khusus bagi Kota Bandung.


“Kalau dibandingkan daerah lain, Kota Bandung sangat tinggi. Pendapatan lagi turun tapi warga tetap bayar pajak,” sambung Hening.