Raihan Pasar Kreatif Kota Bandung tembus Rp1,4 Miliar

Raihan Pasar Kreatif Kota Bandung tembus Rp1,4 Miliar
Pasar Kreatif berlangsung sejak awal September sampai Oktober 2020, untuk bangkitkan ekonomi Kota Bandung (Dok Humas Kota Bandung)

 

BANDUNG (golali.com) - Pasar Kreatif Bandung 2020 telah meraup omzet hingga Rp1,4 miliar. Event ini telah berlangsung sejak awal September dan akan berakhir Oktober 2020 ini. 

Pasar Kreatif berlangsung di sembilan pusat perbelanjaan di Kota Bandung, yaitu Paris Van Java dan Bandung Elektronik Center pada 4-13 September. 23 Paskal Shopping Center dan Trans Studio Mall pada  11-20 September.

Istana Plaza pada 18-27 September, Bandung Indah Plaza pada 25 September - 4 Oktober. Kings Shopping Center pada 2-11 Oktober, Festival City Link pada 9-18 Oktober, dan Cihampelas Walk pada 16- 25 Oktober. 


Pasar Kreatif merupakan upaya Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung membangkitkan sektor ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Pasar Kretatif ini sekaligus dalam rangka menyambut HUT ke-210 Kota Bandung.

 

Ketua Dekranasda Kota Bandung, Siti Muntamah Danial mengakui geliat ekonomi di Kota Bandung saat pandemi turun hingga 80 persen. Adanya Pasar Kreatif menjadi solusi untuk menyiasati ekonomi kembali bangkit. 


"Salah satu target Dekranasda tahun ini memberikan omzet Rp3 miliar dari pengrajin. Bukan hanya slogan tetapi bisa jadi kenyataan," kata Siti dalam rilis yang diterima golali.com, Jumat (15/10/2020).

 

Menurut Siti, Pasar Kreatif juga saat ini memanfaatkan media market place sebagai wadah pelatihan guna meningkatkan pemasaran.


"Pada pameran pasar kreatif 2020 ini, digital marketing sangatlah penting. Pameran ini bukan hanya untuk pelaku usaha biasa, melainkan juga startup," urai Siti.


Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengaku bangga dengan para peserta Pasar Kreatif. Sebab, hampir seluruh pelaku usaha yangh ikut adalah pelaku usaha baru.


"Dari 24 pelaku usaha, hanya satu pelaku usaha lama. Sisanya startup. Semoga Target Rp3 miliar tercapai," katanya.