Recovery Dunia Pariwisata Melalui CHS 

Recovery Dunia Pariwisata Melalui CHS 
Dok Restina Setiawan

 

BANDUNG (golali.com) - Guna menghadapi adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam dunia pariwisata, Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat (Jabar) siap untuk menerapkan standar opersional prosedur (SOP) sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). SOP tersebut berupa cleanliness, healthy, and safety (CHS), guna memutus penyebaran Covid-19 dalam mengembalikan kondisi ekonomi pariwisata di Jabar. 

 

"Untuk membangkitkan kembali (recovery) dunia pariwisata dengan peraturan mengutamakan kebutuhan dunia pariwisata  di masa pandemi Covid-19 yakni cleanliness, healthy, and safety (CHS). Hal ini sesuai yang diarahkan Kemenparekraf," terang Humas PHRI Jabar, Restina Setiawan kepada golali.com, Minggu (14/6/2020).

 

Restina menjelaskan sebelum beroperasi kembali, seluruh restoran dan hotel yang termasuk aggota PHRI Jabar melakukan 
simulasi, sosialisasi, dan uji coba pelaksanaan CHS tersebut. Penerapan CHS ini melibatkan semua bagian dalam industri pariwisata seperti hotel mulai dari karyawan, tamu, sampai fasilitas  hotel maupun restoran. 

 

Restina menyebutkan untuk kapasitas tamu hotel hanya 50 persen dari keseluruhan, menyediakan layanan khusus kepada tamu yang ingin melaksanakan isolasi mandiri di hotel, menyediakan wastafel atau tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun dan pembersih tangan (handsanitizer) di depan hotel atau tempat strategis lainnya, pembatasan aktivitas tamu hanya di dalam kamar yang dapat memanfaatkan layanan kamar (room service), serta meniadakan aktivitas dan menutup fasilitas hotel yang dapat menciptakan kerumunan orang dalam area hotel, melakukan skrinning pengunjung sebelum memasuki lokasi hotel seperti pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker,  dan jaga jarak. 


Sementara untuk karyawan, manajemen memastikan karyawan dalam keadaan sehat dan mewajibkan karyawan menggunakan masker, sarung tangan, dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja.