Reproduksi Corona di Kota Bandung Terkendali

Reproduksi Corona di Kota Bandung Terkendali
Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisa Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengungkapkan berdasarkan hasil perhitungan kalangan akademisi, laju pergerakan angka reproduksi Corona di Kota Bandung sejak 22 sampai 28 April 2020 terkendali. 

“Ada angka yang diangkat oleh akademisi yaitu angka reproduksi (Corona) yaitu kemampuan orang menularkan dalam populasi, kalau angka itu di atas 1 itu kecil masih bisa dikendalikan. Kalau di bawah 1 berarti berhenti,” terang Ahyani di Balai Kota Bandung, Jalan Wastaukancana dalam rilis yang diterima golali.com, Senin (4/5/2020).

Terkendalinya laju reproduksi Corona ini sambung Ahyani karena berbagai hal, mulai dari kebijakan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta didukung kinerja tenaga medis dalam melacak, pemeriksaan, dan isolasi.

“Kalau tanpa intervensi itu bisa 2,5 ke 4 orang, jadi satu yang positif itu dia menular ke 4, lalu 4 ke 16 lalu ke 64 lalu ke 374 orang itu bisa menular dengan waktu yang cepat. Tapi dengan dibatasi dengan angka reproduksi 1 ini resiko penularannya hanya ke satu aja," terang Ahyani. 

Ahyani menjelaskan kecepatan reproduksi Corona berkaitan dengan banyaknya orang kontak, sehingga jaga jarak kontak akan menurunkan angka penyebaran. "Kalau ada gambaran angka reproduksi semakin mengecil bisa dibilang potensi penyebaran risikonya semakin mengecil,” tegasnya.