Sanksi Denda Rp50.000 Bagi Warga tak Bermasker di Kota Bandung

Sanksi Denda Rp50.000 Bagi Warga tak Bermasker di Kota Bandung
Sanksi denda Rp50.000 untuk warga tanpa masker (Dok : Humas Kota Bandung)

 

BANDUNG (golali.com) - Guna menertibkan warga yang masih abai menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung mulai Rabu 11 November 2020 kemarin, telah memberlakukan sanksi denda Rp50.000 bagi pelanggar perorangan.

Penerapan sanksi denda ini berpijak pada Perwal Nomor 52 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Kota Bandung.

Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan sebenarnya seluruh pihak hanya tinggal menerapkan 3M 1 T, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun. 

"Dari sejumlah rangkaian penegakan disiplin, masih ada masyarakat yang bandel dan menganggap remeh persoalan standarisasi protokol kesehatan ini," ucap Rasdian dalam rilis yang diterima golali.com baru-baru ini.

 

Baca juga : Masker Karya Dave Badjoe Hadirkan Kenyamanan dan Keindahan

Untuk langkah pertama penegakan sanksi administrasi ini, digelar di Kecamatan Gedebage dan Kecamatan Panyileukan pada Rabu, 11 November 2020. 

 

Tim menemukan sebanyak 21 orang dikenai sanksi administrasi. Sedangkan 49  orang  terkena sanksi sosial dan 16 orang lainnya dikenakan teguran tertulis.

 

Pemberian teguran tertulis bagi pelanggar yang membawa masker namun tidak digunakan sebagaimana mestinya. Kemudian untuk pelanggar lainnya yang tidak membawa atau tidak sanggup membayar denda maka dikenakan sanksi sosial untuk membersihkan area sekitar kantor kecamatan.

 

“Hari ini ada dua kecamatan lagi. Kita sudah informasikan ke kewilayahan. Selain operasi penegakan disiplin ada juga operasi yustisinya, yaitu terkait penegakan denda administrasi,” papar Rasdian. (*/golali.com)