Sejak Beroperasi Kembali, Okupansi Hotel di Kota Bandung Baru 20 Persen 

Sejak Beroperasi Kembali, Okupansi Hotel di Kota Bandung Baru 20 Persen 
Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Ketua Riung Priangan, Arief Bonafianto mengungkapkan sejak operasional kembali hotel pada Juni sampai saat ini, tingkat hunian (okupansi) hotel baru mencapai 20 persen. Meskipun begitu pengusaha hotel masih belum mampu menjalankan operasional secara stabil.

“Untuk hotel itu minimal 40 persen baru kita running benar. Kita tetap harus mempertahankan protokol kesehatan dengan bagus. Karena memang kita harus hidup berdampingan dengan itu," tutur Arief saat bertemu dengan Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam rilis yang diterima golali.com, Rabu (29/7/2020).


Arief memastikan hotel yang tergabung di Riung Priangan mampu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebab, menyepelekan unsur kesehatan ini akan merugikan hotel.


“Masyarakat Kota Bandung sudah sangat sadar dengan itu (standar protokol kesehatan), sehingga kami juga bisa mengontrol itu lebih ketat. Memang kami sadar apalagi dunia perhotelan kalau tidak memperhatikan itu, kami akan rugi sendiri. Sehingga Alhamdulillah member Riung Priangan tetap menjaga bahwa standar kesehatan itu nomor satu,” ucap Arief.

Wali Kota Bandung Oded M Danial memahami sejak awal pandemi Covid-19 merebak, perhotelan terkena dampak cukup besar. Oded mengungkapkan terus merancang strategi agar bisa mendongrak kembali ekonomi masyarakat. Namun sekaligus menjaga stabilitas menekan pandemi Covid-19. Karena penanganan virus corona dan pemulihan ekonomi harus seimbang.


“Pemulihan bisnis perlu, tapi kita perlu memperketat (protokol kesehatan). Prinsipnya, ayo kita sama-sama ngabebenah Bandung dengan cara taat aturan karena di masa pandemi ini sudah ada protapnya. Saya yakin kita bisa bersama membangun kembali Bandung,” sambung Oded.