UPI Bandung Bantu Pemkot Bandung Cegah Covid-19

UPI Bandung Bantu Pemkot Bandung Cegah Covid-19
Dok Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (golali.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan 2.566 masker non medis dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, bantuan masker tersebut untuk masyarakat Kota Bandung guna menekan penyebaran Covid-19. 

"Alhamdulillah Mang Oded merasa terharu dengan bantuan yang terus mengalir mulai dari perorangan, perusahaan, bahkan dari akademisi. Mereka telah memberikan  kolaborasi dan atensinya  dalam memerangi pandemi Covid 19," terang Wali Kota Bandung, Oded M Danial seusai menerima donasi masker dari UPI Bandung yang diserahkan Wakil Dekan Keuangan dan Sumber Daya, Dedi Suryadi di Pendopo Kota Bandung dalam rilis yang diterima golali.com, Rabu (5/5/2020). 

Masker ini merupakan karya mahasiswa dan dosen dari Program Studi Pendidikan Tata Busana UPI Bandung. Kebanyakan dari mahasiswa ini tidak pulang kampung dan memilih berkontribusi membuat masker untuk didonasikan. "Adanya mahasiswa dan mahasiswi yang tidak pulang kampung, bukan menjadi alasan tidak kontribusi memberikan hal yang baik bagi diri sendiri dan Kota Bandung. Saya berpesan jangan lupa memakai masker, cuci tangan, dan banyak dirumah. Itu bentuk perjuangan mahasiswa dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, " ucap Oded.

Mahasiswa dan dosen UPI Bandung sudah memproduksi lebih dari 10.000 masker, selain Kota Bandung donasi pun diberikan kepada kabupaten dan kota lainnya. "Kami berikan ke Kota Bandung 2.566 buah, Karena angka 66 sebagai bentuk penghargaan kita yang kebetulan UPI kini usianya sudah 66 tahun. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya Kota Bandung," terang Wakil Dekan Keuangan dan Sumber Daya, Dedi Suryadi. 

Selain masker, UPI Bandung bekerjasama dengan berbagai pihak membuat sebuah alat bantu pernapasan untuk penangan Covid-19. 

"Kita sudah buat beberapa bilik disinfektan dan 1.000 botol hand sanitizer yang dibagikan ke beberapa wilayah di Kota Bandung. Termasuk keterlibatan mahasiswa kami di Yayasan Salman dengan membuat 1 buah Ventilator , walaupun itu masih dalam tahap uji coba," tutur Dedi.