XL Axiata Luncurkan Aplikasi Sisternet

XL Axiata Luncurkan Aplikasi Sisternet
Dok XL Axiata

JAKARTA (golali.com) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan aplikasi Sisternet, guna mengembangkan program Sisternet yang diluncurkan XL Axiata  sejak 23 April 2015 yang difasilitasi website www. Sisternet.co.id. Sisternet merupakan program dari XL Axiata, yang berfokus pada peningkatan kemampuan perempuan Indonesia di era digital.

 

Berdasarkan data XL Axiata pada Maret 2020, tercatat lebih dari 50 ribu page viewer yang mengakses website tersebut. Jumlah anggota Sisternet sampai sekarang  lebih dari 23 ribu anggota. Tingginya angka pengakses ke website Sisternet ini menjadi salah satu pertimbangan bagi XL Axiata untuk membangun aplikasi Sisternet.

 

Selama ini pelaksanaan program-program dari Sisternet lebih banyak di lakukan secara offline baik di Pulau Jawa maupun luar pulau. Program-program yang selama ini dijalankan lebih bersifat edukasi mengenai berbagai kebutuhan perempuan. Mulai dari pengelolaan keuangan, membangun bisnis sendiri, peningkatan keahlian, hingga parenting. 


Sisternet pun menjalin kerjasama dengan berbagai komunitas, organisasi perempuan, dan berbagai pegiat sosial diberbagai daerah. Sisternet juga bekerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah mulai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan.   

 

“Dengan aplikasi ini maka masyarakat, terutama kaum perempuan bisa lebih mudah mengakses program-program Sisternet dengan menggunakan smartphone-nya. Tidak harus menggunakan komputer untuk bisa mendapatkan tampilan halaman yang lebih jelas. Jadi saat ini, Sisternet memiliki dua saluran digital untuk menyampaikan program-programnya,”  terang Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini dalam rilis yang diterima golali.com, Rabu (29/4/2020). 

 

XL Axiata menyiapakan aplikasi ini selama lima bulan, aplikasi ini dapat diunduh di Google Playstore untuk ponsel Android dan App Store untuk iPhone. Aplikasi ini memuat 3 segmen fitur yaitu Sister Berbagi, Agenda Berbagi, dan Modul Pintar. 

 

Untuk segmen Sister Berbagi akan tersaji kumpulan artikel yang bersifat inspiratif dan motivatif bagi kaum perempuan supaya  lebih mandiri dan berdaya. Sementara segmen Agenda Berbagi memuat kelas-kelas edukasi yang mengajarkan berbagai keterampilan digital, cara mendapatkan inspirasi, hingga bagaimana membangun jaringan. Sedangkan segmen Modul Pintar 
tersedia modul-modul edukasi dalam format audio visual mengenai beragam topik yang diajarkan oleh para ahli di bidangnya. Saat ini sudah tersedia sekitar 40 modul audio visual mengenai digital parenting, karir, kewirausahaan, dan pengelolaan keuangan. 

 

Selain itu, aplikasi ini akan dilengkapi dengan Portal Forum yag berupa forum diskusi antarpelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) khusus perempuan. Media Podcast yang menyediakan berbagai informasi dan materi-materi audio inspiratif. Kemudian ada juga fitur Panic Button, sebagai sarana untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

Untuk penyediaan fitur Panic Button, Sisternet bekerja sama dengan Kementerian PPPA. Kedepannya, Sisternet pun akan memberikan berbagai pelatihan pemasaran secara online kepada perempuan pelaku usaha kecil di 5 provinsi bersama Kementerian PPPA dan mitranya yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di bidang ekonomi. 

"Kami sangat mengapresiasi hadirnya aplikasi Sisternet, yang bertujuan untuk memangkas kesenjangan perempuan dan laki-laki dalam hal pemanfaatan teknologi informatika, termasuk internet di Indonesia. PT XL Axiata, Tbk, melalui aplikasi Sisternet, menjadi salah satu contoh kontribusi nyata dunia usaha untuk ikut bergerak dan mendukung program-program pemerintah bagi kemajuan bangsa Indonesia. Kami berharap, aplikasi Sisternet dapat menjadi sumber inspirasi, tidak hanya bagi perempuan Indonesia, namun juga dunia usaha lainnya untuk dapat terus memunculkan inovasi-inovasi yang dapat mendukung pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia," urai Menteri PPPA Bintang Puspayoga.